Fery Tanaya Janji Bantu Gereja 6 Tahun Lalu Tak Kunjung Ditepati
Janji dari 6 tahun lalu oleh Fery Tanaya hingga kini yang dijanjikan itu tak kunjung ditepati. Masyarakat Desa Waekatin yang terdiri dari para tokoh adat, tokoh agama, pemuda dan masyarakat merasa pernah di janjikan oleh Fery Tanaya melakukan aksi tagih janji dengan cara melakukan pemalangan aktifitas perusahaan milik Fery Tanaya. Ibarat pepatah, bahwa, janji adalah utang yang harus di bayar.
Akan tetapi, aksi pemalangan yang dilakukan itu, Fery Tanaya selaku pemilik perusahaan mengeluarkan ancaman merumahkan seluruh karyawannya yang berasal dari Desa Waekatin. Surat dengan nomor 02/WPN/Pimp/VI/2023, perihal pemalangan jalan Itu beredar di media sosial. Surat tersebut ditujukan kepada Kepala Adat dan Tokoh Adat Desa Waekatin, Kepala Soa dan Tokoh masyarakat Desa Waekatin.
Isi surat tersebut menerangkan bahwa, pemalangan jalan masuk depan pos jaga Brimob Waemala, depan bengkel Waemala dan jalan umum menuju perusahaan, akibat pemalangan pihak perusahaan merasa dirugikan sukup besar. Surat tanpa tanda tangan pimpinan PT. WPN itu menyatakan merumahkan karyawan sementara tanpa mendap upah terhitung dari tanggal 9 Juni 2023 sampai persoalan pemalangan selesai.
Surat yang di buat di Kota Namlea itu tertanggal 10 Juni 2023 dengan cap basah tanpa ada tanda tangan dari Fery Tanaya selaku pimpinan PT. WPN. Salah satu warga Desa Waekatin kepada media ini mengatakan, dirinya bersama masyarakat lainnya melakukan pemalangan hanya untuk menagih janji dari Fery Tanya.
"Kami melakukan aksi pemalang perusahaan karna kami hanya menagih janji dari Feri Tanaya untuk rumah ibadah (Gereja) Waekatin yang pernah dia janjikan, ujar warga tersebut. Dikatakan, Fery Tanaya pernahΒ berjanji akan memberikan spandek/senk untuk atap gereja. "Tapi ketika kami melakukan aksi perusahaan mengeluarkan surat untuk merumahkan seluruh karyawan yang kebanyakan karyawan anak negeri Fena Fafan," ujarnya.
Ungkapnya bahwa, surat tersebut tanpa adanya tanda tangan pimpinan PT. WPN Fery Tanaya. Hingga berita ini di publikasikan, bos PT.
WPN Fery Tanaya belum berhasil di konfirmasi terkait janjinya itu. iro (Biro BurseL)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Polres BurseL "Periksa 10 Orang" Terkait Dugaan Galian C Proyek RSUD Salim Alkatiri
11 hours ago
DPO Sejak Maret 2026, Tersangka Kasus Oli Palsu Diduga Pasarkan Produk ke Namrole
22 hours ago
Rp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
1 day ago
Warga Namrole Soroti Hewan Berkeliaran di Halaman Kantor Bupati Bursel
3 days agoRekomendasi Untuk Anda
Kasus Taninbat Energi Semakin Seksi, Keterangan Saksi Memberatkan Petrus Fatlolon Cs
Debur Ombak dan Beras Murah: Polres Buru Selatan Hadir untuk Warga di Kaki Gunung Koja Kamis
Kurban Lima Ekor Sapi, KKSS dan IWSS Buru Selatan Hidupkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha
Hari Pertama Operasi "Pekat Salawaku 2022", Polres Tanimbar lakukan Razia Miras
Orang yang Sering Lupa Nama Tapi Ingat Wajah? Inilah 8 Karakteristiknya Menurut Psikologi