Harapan Bupati Safitri Pada Pembukaan Youth Camp KNPI MalukuΒ
Youth Camp ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 94. Pembukaan Youth Camp ini diawali defile peserta. Bupati dalam sambutannya diangakuinya bahwa kompleksitas masalah kerap kali dirasakan dalam membangun Kabupaten Buru Selatan.
"Apalagi saya selaku seorang wanita yang kita sendiri tahu bahwa penerimaan masyarakat di Maluku masih dalam kategori stigma budaya patriarki yang membelenggu segala elemen termasuk perpolitikan dan pemerintahan," ujarnya. Lanjutnya, akan tetapi hari ini terletak sejarah bumi almulk di mana kata Safitri Malik Soulisa dirinya mampu berdiri di atas semua golongan dan duduk sama rendah serta berdiri sama tinggi menitikan torehan kepentingan kesejahteraan anak negeri,"ujarnya saat pembukaan Youth Camp di halaman Kantor Bupati Buru Selatan, Kamis (27/10/2022). Bupati perempuan pertama di Maluku ini menyadari keberadaan pembangunan berkelanjutan di kabupaten Buru Selatan membutuhkan curahan hati segala stakeholder.
"Saya tidak bisa berdiri membangun serta mensejahterakan daerah ini dengan dua tangan untuk merobohkan tirani kemiskinan dan kesenjangan sosial. Dua kaki tidak mampu untuk menapaki curamnya pemikiran destruktif yang berfikir ose sapa, beta sapa. Dan juga dua telinga tidak cukup untuk mendengar jeritan rakyat.
Saya meyakini keintiman peradaban budaya serta semangat Kai Wait Wali Dawe menjadi modal sosial kemajuan daerah ini," pungkas Safitri Malik. Safitri mengingatkan, tanam, pupuk, siram lalu mari berbuah untuk generasi penerus. Secara historikal jelas Safitri, 16 Agustus 1945 semangat Pemuda membara memenuhi pemikiran pemuda di kala itu untuk meruntuhkan nilai egoisme golongan tua menjemput asap kemerdekaan yang dicita-citakan bangsa.
Selaku kepala pemerintahan di Kabupaten Buru Selatan dirinya meyakini, hari ini kalau pemuda bersama-sama menyatukan nalar kritisnya bersama pemerintah, kemajuan itu akan tumbuh alamiah. "Dengan maksud inilah saya mengapresiasi kehadiran rekan-rekan DPD KNPI provinsi Maluku di sini untuk merayakan kelahiran Sumpah Pemuda," ungkapnya. Bupati katakan, pertumbuhan pemikiran pemuda di Buru Selatan akan tumbuh dikarenakan adanya akulturasi pikiran, budaya, dan karakter berlandaskan ruang dialektika yang terbangun di antara sesama pemuda yang mengikuti kegiatan di saat ini.
Kata Safitri, tagline Sinergi of Harmony setidaknya menjadi harapan agar bisa meluluhlantakan perbedaan yang terdistorsi oleh segmen kepentingan individu atau kelompok. "Selamat melaksanakan kegiatan akbar ini. Harapan kami semoga kegiatan yang dilakukan bisa memberikan output dan outcome bagi kemajuan daerah di tengah-tengah kayanya kemajemukan masyarakat,"tutupnya.
Pembukaan Youth Camp ini dihadir pimpinan TNI Polri, pimpinan OPD di lingkup Pemkab Bursel, Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, Ketua DPD I KNPI Promal, Faisal Hayoto Ketua DPD II KNPI Bursel, Rivai Latuconsina, para pimpinan OKP dan ormas. (Biro BurseL)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Panitia Masjid Al-Mujahidin Elfule Gelar Malam Palsiri dan Kenaikan Tiang Kabah
19 hours ago
Kemarau Panjang Warga Kesulitan Air Bersih, Kapolres Bursel Salurkan Bantuan
20 hours ago
Kasus Sianida B3 di Buru Selatan: Satu Tersangka Ditahan, Polisi Buru DPO
1 day ago
Kapolres BurseL: Rekomendasi Pansus DRPD Terkait Dana Pendidikan dan Kesehatan Ditangani Kejari Buru
1 day agoRekomendasi Untuk Anda
Sekda Pimpin Rapat Peringatan HUT Pattimura ke-204
Biaya Berobat Lukas Enembe ke Luar Negeri Jadi Sorotan Tokoh Masyarakat Papua
Lima Desa Di Tanggamus Terdampak Banjir, Dua Rumah Rusak Berat
PKB Bursel Gelar Pendidikan Kader Loyalis: Meneguhkan Jalan Hijau Perjuangan