Intensifikasi Pengawasan Takjil Bersama Saka POM di Kota Ambon
Menurutnya, tujuan dari pada pengawasan ini guna mengedukasi para pedagang untuk memperhatikan hygiene sanitasi dengan cara menjaga kebersihan pangan, tempat penyajian harus tertutup agar tidak terpapar langsung oleh debu dan kotoran lainnya. Selain itu, makanan diambil dengan menggunakan jepit dan tidak menggunakan tangan secara langsung, dan bahan baku yang digunakan. "Bahan baku yang digunakan perlu juga diperhatikan, seperti penggunaan air es, dan air es yang matang," pungkasnya.
Ia menghimbau, para pedagang yang memiliki takjil masa tahan 1 hari yang tidak habis terjual sebaiknya jangan dijual kembali. (AT-009)
👋 Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
💬 0 Komentar
📭 Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Ekspor Produk Perikanan Riau Dari Instalasi Yang “OK”
4 weeks ago
Buru Selatan Dapat Tambahan DAU Rp78,16 Miliar, Total Penyaluran KMK 198/2026 Capai Rp80,68 Miliar
2 months ago
Dua Laporan Polisi Warnai Polemik Pasar Kai Wait, MOANA LESNUSSA TAK CABUT LAPORAN, Kuasa Hukum Desak Pengusutan hingga Pansus DPRD Bekerja Objektif
2 months ago
Evans Alfons Tanggapi Barbara Joacqualine Imelda Alfons Mengenai Status Ahli Waris dan Putusan Pengadilan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Diduga kosleting Rumah Haji Razid Ode Hampir Ludes Dilahap Sijago Merah
Karyawan Koperasi CMM Divonis Penjara 10 Bulan KSBSI Soroti Upah
Hadiri Rembuk Nasional Pelaku Ekraf, Ini Penjelasan Ketua Formatur Gekrafs Maluku
Bahas Jalur Trayek, Sopir Angkot Datangi DPRD Ambon
DPRD Sula Pelajari Strategi Anggaran Ambon di Tengah Penurunan TKD 2026