Keluhkan Infrastruktur Jalan, Masyarakat Ambalau Sembagi DPRD Maluku
Pembangunan jalan lingkar Ambalau, telah diusulkan masyarakat setempat ke Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, namun hingga kini tidak mendapat respon baik dari Bupati, Safitri Malik. βMereka datang kesini mewakili masyarakat Nusamba. Sudah berulang kali mengusulkan ke Pemkab Bursel, namun sampai sekarang pemda setempat belum melakukan langkah-langkah guna merealisasikan apa yang menjadi harapan masyarakat.
Olehnya itu, mereka membuat surat-surat ke Bupati Bursel tembusan kepada pimpinan DPRD, kemudian hari ini rapat dengan BPJN,β ungkap Ketua Komisi III DPRD Maluku, Richard Rahakbauw kepada wartawan usai rapat bersama BPJN Maluku di Kantor DPRD Maluku. Rahakbauw menilai, selama ini Pemkab Buru Selatan, tidak tanggap dalam merespon apa yang menjadi kebutuhan masyarakatnya. Apalagi usulan tersebut telah disampaikan berulang kali.
Padahal menurutnya, Pemkab Bursel dapat memanfaatkan Inpres 03 tahun 2023, guna merealisasikan usulan dari masyarakat Ambalau. βJalan ini bisa direalisasikan melalui Inpres 03 tahun 2023, dimana pak Presiden menginstruksikan agar semua jalan baik yang berstatus nasional maupun Provinsi, kabupaten/kota bisa mengusulkan untuk dibangun dengan dana Inpres, namun sayangnya Pemkab Bursel tidak pro aktif akan hal ini,βtuturnya. Akibat dari tidak pro aktifnya Pemkab Bursel, itu masyarakat yang dirugikan, karena harus menunggu beberapa tahun lagi untuk direalisasikan.
Misalnya Perpres 18 tahun 2020 RPJMN, tidak mungkin karena program pembangunan sudah clear by name by addres hingga tahun 2024. Begitulah juga Dana Alokasi Khusus (DAK) sudah clear tahun 2023-2024. βAtas dasar itu, sehingga kalau mau diusulkan di tahun 2025.
Itu artinya Pemkab Bursel tidak tanggap, seharusnya dilihat secara keseluruhan disana warga negara indonesia, membutuhkan jalan,β tandasnya. Walaupun demikian, sebagai Wakil Rakyat dirinya akan membicarakan hal ini dengan pimpinan DPRD, guna mencari solusi terbaik dalam menjawab aspirasi dari masyarakat Ambalau. βSatu-satunya jalan kita akan bicarakan dengan Ketua DPRD, untuk komunikasikan dengan DPR RI kemudian bisa disisipkan.
Ini pun bisa dikatakan 50:50, tapi Kita akan mencoba, sehingga apa yang menjadi keinginan masyarakat Ambalau dapat terwujud,β pungkasnya. (AT-009)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
PMII Bursel Soroti Dugaan Pelanggaran Lingkungan Proyek RSUD Salim Alkatiri, Pemda Diminta Berani Bertindak
3 weeks ago
Irjen Kementerian Pertanian Tinjau Progres Program Cetak Sawah di Maluku, Dorong βPercepatan Tanam Musim Kedua Tahun 2026
3 weeks ago
Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Dimulai dari BurseL, Bupati La Hamidi Ajak Warga Rawat Alam
1 month ago
Demokrat BurseL Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Tanam Pohon Kasuari di Pantai Waefusi
1 month agoRekomendasi Untuk Anda
Jelang HUT ke-5 Kampung KB Kudamati Gelar Sosialisasi Penguatan Kader BKB
Telkomsel dan ZTE Perkuat Kolaborasi Kembangkan Solusi 5G untuk Segmen Korporasi dan Industri di Indonesia
Wahilaitwan, Gustu Harus Lihai Tangani Penyebaran Covid-19 Di KKT
Pj Walikota Apresiasi Seluruh Peserta Pesparawi ke- XI Maluku 2025
Tutup Masa Sidang I DPRD Kota Ambon Gelar Rapat Paripurna IV