Laporan Masyarakat Namtabung Direspon Inspektorat
Kepada ambontoday. com, Apolos Oratmangun bersama rekan-rekan katakan, mereka telah bertemu langsung dengan pihak Inspektorat dan Jawaban Kadis Inspektorat Edy Huwae, beliau berjanji akan menindaklanjuti laporan yang sudah diterimanya. "Pa Kadis sudah janji akan tindaklanjuti laporan kami sesuai rujukan dang tanggung jawab yang diberikan pihak reskrim Polres Kepulauan Tanimba," ujar Apolos.
Pihaknya meyakini janji Kadis karena, saat itu juga beliau memerintahkan Irbank untuk langsung eksen, sesuai isi laporan yang sudah pihakanya masukan hingga dua kali. Dikatakan juga, untuk pihak Kelompok Suwadaya Masyarakat (KSM) Wermanassar yang diketua oleh Simon Malihu yang juga Kasi Pemerintahan Desa Namtabung, Samuel Abarua Sekretaris yang juga menjabat Sekretaris Desa (sekdes) dan bendahara yang juga Bendahara Desa (Bendes), kini sementara melakukan upaya guna menutupi seluruh utang terkait pekerjaan Tengki sapiteng didesa. "Masyarakat Namtabung sudah ketahui bahwa anggaran sudah dicairkan 100 persen namun, pekerjaan belum selesai, ketika ada laporan baru mau selesaikan utang dan pekerjaan yang belum selesai akan diselesaikan, kami bingung mereka nanti dapat unag dari mana," bingung Apolos.
Apolos berharap, janji pa Kadis Inspektorat dan instruksinya kepada Irbank secepatnya menyelesaikan persoalan ini, mengingat masyarakat Namtabung sementara menanti keputusan dari laporan yang kami masukan ke Polres dan Inspektorat. Kepala Desa Namtabung Theo Malisngorar ketika dihubungi lewat telphon sekukernya katakan, pekerjaan itu tidak bermasalah dan sudah selesai, hanya saja ada penambahan dari 50 Tengki septik itu menjadi 54, dan penmabahan itu belum selesai pengecoran. "Tidak ada masalah sebenarnya sih, karena inspektorat sudah turun ke desa di aklai dan saya sangat yakin tidak ada masalah," kata Kades.
Lanjut Kades, terkait denga ada PNS yang menerima bantuan itu, memang ada satu guru namun, tidak salah pihak desa ada lakuka program semua rumah harus memiliki MCK. "Tidak salah juga, karena itu menjawab program desa, malahan pihak yang menerima juga membantu Suwadaya dan lebih memperbesar Tengki septik itu," ungkapnya. Theo menmabahkan, untuk tiga staf yang ada dalam kepengurusan KSM itu sama sekali tidak ada campur tangan Pemdes karena semua sudah ditur di Dinas cipta karya.
"Mereka bertiga saya kira itu pribadi mereka bukan masalah pemdes, karena struktur pengurus KSM itu langsung dibuat di Dinsa," jelas Kades. (AT/sony)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Kapolres Umar Wijaya Pimpinan Sertijab Haurissa - Rumsory.
MMS Diringkus Sat Narkoba Polres KKT
BPBL Ambon Lampaui Terget Capaian Kinerja 2024 di Bulan November
" Koperasi Merah Putih, Pilar Baru Ekonomi Desa: Komitmen Bersama Bangun Maluku dari Akar Rumput"
Atlet HAPKIDO KKT Raih 11 Medali di Ajang Gubmal CUP 1Β