Pemerataan Pembangunan dan Provinsi Kepulauan Jadi Isu Strategis Komwil VI APEKSI
Wattimena menjelaskan, isu strategis yang diangkat dari Komwil VI yaitu Sulampua (Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua), adalah soal bagaimana pemerataan pembangunan. "Karena jujur saja bahwa ketimpangan pembangunan antara wilayah barat, tengah dan timur ini masih sangat terasa. Tetapi yang pasti kami semua bersepakat bahwa kita tetap memperjuangkan otonomi daerah.
Otonomi daerah tetap menjadi hal prinsip, karena otonomi daerah itulah yang membuat kemandirian daerah dan menciptakan pembangunan yang didasarkan pada karakteristik wilayah masing-masing,"tandasnya. Terkait dengan isu Provinsi Kepulauan Wattimena akui sudah menyampaikan hal inl pada saat rapat kerja Komwil VI. Saat itu dirinya berharap APEKSI memperjuangkan daerah kepulauan.
"Memang tidak semua anggota APEKSI adalah daerah kepulauan. Tetapi sebagai bagian dari APEKSI, kami banyak yang masuk dalam kategori daerah kepulauan yang mesti mendapat perlakuan khusus dari Pemerintah Pusat. Saya sudah sampaikan dan saya minta itu dimasukkan dalam salah satu rekomendasi daripada Komwil VI kepada Rakernas XVI APEKSI.
Soal nanti di akomodir atau tidak, tapi minimal kami menyuarakan apa yang menjadi kebutuhan kita dari daerah kepulauan yang selama ini tentang Undang-Undang Daerah Kepulauan yang sementara dijalankan,"pungkasnya. Dia berharap dengan rencana kehadiran tiga calon pemimpin masa depan, yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anis Baswedan dalam Rakernas XVI APEKSI 2023 ini, mudah-mudahan dirinya diberikan kesempatan untuk bicara soal Provinsi Kepulauan. Selain itu, Penjabat tegaskan Komwil VI terus berjuang untuk mewujudkan Indonesia emas tahun 2045, melalui membangun generasi muda bangsa yang ada pada kota masing-masing.
"Kita juga membangun kolaborasi antara kota sehingga bisa saling mengisi. Apa kekurangan-kekurangan kita pada kota, misalnya di Kota Ambon, bisa kita replikasi hal-hal positif yang sudah dilakukan pada kota-kota yang lain di Indonesia,"ungkapnya. Dirinya ungkapkan, tadi penjelasan bahwa kota memegang peran penting.
Ini membuatnya merasa senang karena di APEKSI ini tidak hanya datang dan sekedar menghadiri, tapi ada hal-hal positif yang didapatkan, misalnya soal Indonesia City Expo yang dilakukan ini. "Untuk Indonesia City Expo ini, Kota Ambon menampilkan ciri khas kita. Jadi stan yang dibuat disiapkan untuk mempromosikan Ambon City of Music dan itu sangat luar biasa.
Apalagi respon dari pengunjung sangat luar biasa. Kita berharap bahwa lewat momentum ini minimal Kota Ambon dikenal dan Ambon City of Music itu betul-betul menjadi ikon kita, yang kita jual kepada kota-kota yang lain di Indonesia. Apalagi Pak Presiden minta masing-masing kota punya brandingnya, kita sudah punya branding. Sekarang bagaimana membangun supaya branding ini bukan hanya sekedar pengakuan Tetapi dia mesti menjadi jiwa hidup kita sebagai masyarakat kota Ambon,"tandasnya. Target mengikuti Indonesi City Expo ini juga untuk menarik investor.
Dengan demikian Kota Ambon memamerkan apa yang dipunyai. "Produk-produk UMKM yang kita bawa ini bagian daripada upaya kita untuk membuka jejaring. Kalau misalnya Disperindag Kota Ambon bisa berkolaborasi dengan Indag Cilegon dan sebagainya dalam upaya kita membantu UMKM untuk memasarkan produk mereka, saya rasa ini peluang besar bagi kita,"tuturnya. ()
👋 Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
💬 0 Komentar
📭 Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Hari Lansia Nasional, Ambon Perkuat Komitmen Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif
2 months ago
Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Persatuan, Ambon Diajak Tunjukan Sportivitas Kepada Dunia
3 months ago
Ambon Bersih Dimulai dari Warga, BNI Serahkan 10 TPS untuk Kota Sehat
3 months ago
Ambon Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelanggar Aturan Sampah
3 months agoRekomendasi Untuk Anda
Panitia Sidang Sinode GPM Ke-39 Akan Gelar Expo
PAUD Menjadi Ujung Tombak dan Tanggung Jawab Bersama
DINAS PARIWISATA MBD AKUI DUA TEMPAT HIBURAN MALAM TIDAK MEMILIKI IJIN
4 November, KPUD Kota Ambon Umumkan DCT Caleg Pemilu 2024
Distan Maluku Dukung Program Kementan Lewat Pengembangan Kawasan Sentra Produk Holtikultura