AmbonToday
Menu Utama

Perkuat Ukhuwah, MUI Maluku Ajak LDII Bangun Kerja Sama Sosial Kemasyarakatan

Y

Oleh: Yehuda

Friday, 9 December 2022 | 09:14 WIT

Bagikan:
Perkuat Ukhuwah, MUI Maluku Ajak LDII Bangun Kerja Sama Sosial Kemasyarakatan
Jakarta, Ambontoday. com- Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku KH Abdulloh Latuapo berkunjung ke Kantor DPP LDII di Patal Senayan, Jakarta, Kamis (8/12/2022). Kunjungannya itu diterima oleh Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso didampingi Ketua Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) KH Aceng Karimullah.

KH Abdulloh Latuapo mengatakan, keinginannya untuk bisa berkunjung dan bertemu KH Chriswanto Santoso sudah lama. Keinginannya itu untuk bisa mendengar dan memperoleh referensi terkait program-program LDII, untuk menjawab berbagai pertanyaan tentang LDII di daerah. β€œSaya merasa sangat senang sekali bisa bertemu dengan Pak Ketum dalam rangka sharing dan mendapat referensi terkait program kerja LDII yang kontributif.

Dan itu kenyataan yang kami lihat. Itu perlu dipertahankan dan kami ingin meniru hal itu. Paling tidak menjadi bahan buat kami sampaikan di Maluku bila mereka bertanya kepada saya tentang LDII,” ungkapnya.

β€œAlhamdulillah pertemuan kali ini betul-betul sangat bermanfaat karena banyak hal yang didiskusikan, pertama adalah soal ukhuwah. Kita itu adalah ummatan wahidah, adapun masalah organisasi itu merupakan media atau sarana, tetapi tujuan kita adalah sama. Terutama kita hidup di Indonesia harus menjaga persatuan dan NKRI sudah menjadi harga mati untuk semua masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Dia menyebut, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus mengedepankan Islam Washatiyah atau moderasi beragama. Hal itu merupakan suatu program yang sudah dicanangkan dari pusat hingga daerah. β€œIntinya adalah bagaimana kita bisa hidup aman dan damai sesama umat manusia.

Terhadap saudara-saudara kita yang beragama lain harus saling menghargai dan menghormati,” ungkapnya. Karena toleransi beragama, tambahnya, dalam agama Islam sangat dianjurkan. Namun, menurutnya terdapat batas-batas atau rambu-rambu dalam Islam, yakni lakum dinukum waliyadhin, β€œWalaupun kita berbeda-beda terdiri berbagai suku, etnis, ras dan lain sebagainya, sesungguhnya kita ini adalah satu.

Salah satu tugas kita adalah memberikan pemahaman bahwa keberagaman adalah anugerah Tuhan yang Maha Esa dan Sunatullah. Dan itu kita harus bisa menerima,” paparnya. Selanjutnya, setelah saling menghormati, menghargai dan menerima keberagaman, yang perlu dilakukan adalah bekerja sama.

Bisa bersatu dalam keberagaman dan perbedaan itu. β€œIndonesia dari Sabang sampai Merauke terdiri lebih dari 17.000 pulau, Bahasa yang berbeda-beda, dan suku yang banyak dapat dipersatukan oleh kalimatussawa’ Pancasila. Artinya, dengan Pancasila keberagaman dan perbedaan itu dapat bersatu,” urainya.

Sementara, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengapresiasi kunjungan KH Abdulloh Latuapo. Menurutnya, komunikasi antarormas sangat penting untuk membangun ukhuwah di Indonesia. Untuk membangun komunikasi, yang pertama dilakukan adalah silaturahim.

β€œKalau kita tidak pernah saling berkomunikasi bagaimana saling mengetahui. Karena prosesnya yaitu taaruf, tafahum, taawun setelah itu takaful,” ungkapnya. Menurutnya, ukhuwah dapat dibangun dengan saling berkomunikasi.

β€œSaya bersyukur sekali atas kunjungannya Pak Kyai, silaturahim ini kita bangun dengan siapapun. Karena Indonesia tidak akan selesai hanya dengan satu kelompok. Itu menjadi tanggung jawab semua pihak untuk bekerja sama maka komunikasi menjadi sangat penting,” ungkapnya.

KH Chriswanto berkeyakinan kerja sama sosial kemasyarakatan, akan menghilangkan hambatan perbedaan, β€œJika berbicara soal furuiyah menjadi kendala, maka lebih baik berbicara masalah sosial kemasyarakatan. Umat Islam banyak yang perlu dibantu untuk kepentingan-kepentingan yang dapat dijadikan sarana untuk saling silaturahim dan berkomunikasi,” ungkapnya. KH Chriswanto mengatakan, umat Islam sebaiknya saling bersanding daripada bersaing ataupun bertanding.

β€œSaya berharap, LDII di daerah-daerah bisa membangun komunikasi dan silaturahim dengan siapapun. Selama dalam bingkai akidah sama dalam NKRI, semuanya jalan,” tutupnya.(AT-009)

πŸ‘‹ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.

πŸ’¬ 0 Komentar

πŸ“­ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!