Rumah Susun Jadi Primadona Baru di Ambon
Ambon, Ambontoday. com- Anggota DPRD Kota Ambon Yusuf Wally menyampaikan,
evaluasi pendapatan asli daerah dari rumah susun yang dibangun kementrian belum tercatat sebagai PAD kota Ambon.
Hal ini dikarenakan belum adanya penyerahan dari Kementrian terhadap dinas perumahan rakyat dan kawasan pemukiman kota Ambon.
"Rumah susun di desa Nania menjadi primadona baru tempat tinggal untuk masyarakat kota Ambon, terutama ASN, karena tidak mampu menampung peminat yang akan masuk ke rumah tersebut," kata Wally kepada media di Ambon belum lama ini.
Ia mengatakan, saat ini jumlah rumah susun ada 54 bilik yang memiliki harga bervariasi diantaranya Rp. 300.000, Rp.250.000 dan Rp.200.000. Jika dihitung rata-rata Rp. 250.000 berarti hampir Rp. 13.500.000 perbulan, dan Rp.162.000.000 per tahun.
π Baca Juga:
Rp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
"umah susun selama ini beroperasi dan belum dimasukan sebagai pendapatan daerah, hanya dianggarkan untuk operasional. Namun, tidak selamanya ini menjadi dana operasional. Usulan agar dicari lahan baru milik Pemkot untuk dibangun rusun yang baru," jelasnya. (AT-009)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Tiba dari Saumlaki Tim SAR Gabungan Langsung Cari 8 Korban yang Masih Hilang di Perairan Pulau Dai
Ada Apa Polres Kepulauan Tanimbar Dengan STG Terkait Praktik Illegal LoggingΒ
Ambon 450 Tahun: DPRD dan Pemkot Gelar Paripurna, Wali Kota Ajak Warga Bergerak Bersama Bangun Kota
Watubun : Diharapkan Polda Maluku Ungkap Motif Penembakan di Saparua
Pemkot Ambon Dorong Kolaborasi Lindungi Hak Anak Lewat Kegiatan Edukatif Komunitas