AmbonToday
Menu Utama

Sejumlah Program Perikanan Dan Pertanian di Maluku Tidak Tepat Sasaran

Y

Oleh: Yehuda

Wednesday, 8 March 2023 | 13:34 WIT

Bagikan:
Sejumlah Program Perikanan Dan Pertanian di Maluku Tidak Tepat Sasaran
AMBON, Ambontoday. com- Selama melaksanakan pengawasan ke sejumlah daerah, Komisi II DPRD Maluku menemukan sejumlah program yang dinilai tidak tepat sasaran, terutama pada sektor perikanan dan pertanian di Maluku. Hal ini diungkapkan Ketua Komisi II DPRD, Jhon Lewerissa sepulang pengawasan dari Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, kemarin.

Dikatakan, program yang dianggap tidak tepat sasaran, atau perlu perhatian tambahan merupakan program yang dibiayai baik dari APBD maupun APBN tahun 2022. β€œAda beberapa program yang dibuat belum tepat sasaran, ada juga yang perlu diberikan perhatian tambahan,” ungkapnya. Dijelaskan, program yang dianggap belum tepat sasaran, seperti sektor Perikanan, dalam hal ini pemberian bantuan alat tangkap.

β€œItu terjadi di Kabupaten Kepulauan Aru, dan Kota Tual,”ucapnya. Hal serupa juga terjadi pada sektor pertanian. Selain polemik honor tenaga pengawas, bantuan yang diperuntukan bagi kelompok tani juga belum tepat sasaran.

Hal ini dikarenakan bantuan yang diberikan hanya difokuskan pada kelompok tani tertentu saja, sedangkan kelompok tani yang lainnya tidak pernah tersentuh bantuan dari pemerintah provinsi. β€œAda kelompok tani kalau sudah merasa mumpuni dan mampu, berarti dinas harus bentuk kelompok lain, jangan hanya di berikan bantuan untuk kelompok kelompok itu saja yang menerima. Karena mereka sudah berhasil, secara finansial sudah mampu.

Faktanya masih diberikan beberapa bantuan, padahal kelompok tani lainnya belum mendapatkan peralatan pertanian,”tukasnya. Sebagai tindak lanjut usai pengawasan, pihaknya akan memanggil kembali Dinas Pertanian, dan Dinas Perikanan Maluku, untuk mengevaluasi apa yang menjadi temuan Komisi di lapangan. β€œKarena itu setelah pengawasan, kita akan kembali memanggil Dinas pertanian dan Dinas Perikanan untuk mengevaluasi program kerja mereka,”ujarnya.

Lewerissa menyebutkan, pemanggilan terhadap kedua OPD dimaksud sangat penting dilakukan, agar ke depan dalam penyaluran bantuan benar-benar dilakukan secara efektif. Khususnya Dinas Pertanian, dalam rangka mengembangkan produk-produk pertanian. β€œIni perlu ditindaklanjuti agar ke depan pemberian bantuan lebih efektif dalam rangka mengembangkan produk-produk pertanian.

Apalagi diperhadapkan dengan kelangkaan atau krisis pangan dunia, kita harus lebih hati-hati mengambil langkah,”pungkasnya. (AT-009)

πŸ‘‹ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.

πŸ’¬ 0 Komentar

πŸ“­ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!

Topik Terkait: Politik AmbonToday