Sekda Membuka Tes SKD CPNS Lingkup Pemprov Maluku
Tes SKD ini berlangsung di Kantor UPT Badan Kepegawaian Negara Provinsi Maluku, Karang Panjang, Ambon, Minggu (9/2/2020). Usai pembukaan, Sekda didampingi Kepala Biro Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku, Jasmono dan Panitia Seleksi CPNS BKN meninjau beberapa ruangan yang digunakan untuk penyelenggaraan seleksi CPNS sekaligus meninjau sarana penunjamg pelaksanaan tes dimaksud. Kepada wartawan Sekda menjelaskan, untuk penerimaan CPNS kali ini, Pemprov Maluku mendapatkan kuota sebanyak 369.
βIni merupakan berkah buat katong (kita) semua, karena Maluku tahun ini dijatahi kuota sebanyak 369," ungkap Sekda. Jumlah kuota ini, kata Sekda, terbagi atas berbagai macam formasi, bahkan ada formasi khusus bagi bagi difabel. Sedangkan, pelaksanaan proses pengadaan CPNS ini, pentahapannya telah berproses di tahun 2019 yang dimulai dengan pendaftaran peserta.
βKurang lebih 9.000 yang mengikuti pendaftaran dan setelah melalui seleksi administrasi tersisa kurang lebih 7.000 yang lolos untuk kemudian mengikuti tes SKD dan kompetensi bidang," jelas Sekda. Sekda mengatakan, mengingat jumlah peserta tes yang cukup banyak dengan keterbatasan prasarana, maka tes dialaksanakan selama 12 hari. βKarena prasarana kita yang terbatas, kita bekerjasama dengan UPT BKN yang ada disini, salah satunya UPT yang ada di Makassar dimana satu sesi itu 140 orang.
Dari 140 orang dan 5 sesi, maka kurang lebih 12 hari kita melaksanakan tesβ kata Sekda. Sekda memastikan, mulai dari proses pendaftaran sampai dengan seleksi administrasi, semuanya berbasis online. "Jadi tidak ada manual lagi, sehingga kami harapkan kepada peserta yang telah memegang kartu tes harus memperhatikan kapan dia harus tes, tanggal berapa, sesi berapa, itu sudah harus tahu.
Kalau memang rumah jauh dari tempat tes, kami sarankan mencari rumah yang dekat dekat agar tidak terlambat,β urainya. Ia berharap, tes ini akan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Tes dimulai pada pukul 08.00 WIT.
Dan semua peserta harus tepat waktu, karena seleksi ini juga terkoneksi dengan Badan Sandi Nasional di dalam menginput soal βsoal. βPanitia baik dari BKD Provinsi maupun BKN akan memberikan pelayanan yang baik, dengan mengedepankan transparansi, adil dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon CPNS,β jelas Sekda. Sementara itu, lanjut Sekda, untuk sistem penilaian akan menggunakan sistem perangkingan dan pada tahun ini passing grade (nilai ambang batas lulus) diturunkan.
Dan penurunan ini memberikan peluang akan ada banyak peserta yang bisa melampauinya. βKalau tadinya passing grade misalnya 120 dan pada 1 formasi cuma 5 peserta yang tembus, maka ketika passing grade turun menjadi 100 berarti nilai ini bisa dicapai 10 peserta. Dan bila pada formasi ini yang kita butuhkan cuma 4 peserta, maka disinilah persaingannya akan semakin ketat,β urai Sekda (AT/lamta/humas)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
3 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Bahas Jalur Trayek, Sopir Angkot Datangi DPRD Ambon
Ketua "BumDes bersama Moa Bersatu" Bantah Pemberitaan media soal 600 juta yang raib
Komisi II Bakal Gelar Rapat Evaluasi Bersama
PT.Garuda Indonesia Cabang Ambon Siap Berangkatkan Kontingen PON Maluku
PASANGAN "KALWEDO" SIAP MEKARKAN 45 DUSUN DI MBD