Gubernur Maluku Bagikan Bansos Bagi Warga Dampak PPKM

Spread the love

Ambon,Ambontoday.com- Gubernur Maluku Murad Ismail menyalurkan bantuan sosial berupa sembako kepada masyarkat terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Maluku,Senin (26/7/2021).

Salah satu strategi dalam memutuskan rantai covid-19 adalah program pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro .

Dengan diperlakukan PPKM mikro tersebut maka Pemerintah pusat dan pemerintah daerah memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada masyarkat indonesia terkususnya Provinsi maluku yang terdampak PPKM,”ungkap Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutan yang di dibacakannya

Bantuan tersebut di serahkan di tiga lokasi yang berbeda yaitu gereja katolik bintang laut Benteng,Masjid Alfatah dan Gereja Maranatha Kota Ambon Provinsi Maluku.

“Bantuan- Bantuan yang di berikan tersebut bukan saja dari Pemerintah pusat melainkan juga dari pemerintah daerah dan di berikan untuk masyrakat terdampak secara ekonomi saat PPKM yang diberlakukan,”kata Murad Ismail.

Ia meneruskan, bantuan sembako dari Pemerintah Pusat itu, bertujuan untuk membantu masyarakat ekonomi lemah ditengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang terkena dampak PPKM, khususnya di Kota Ambon, dan Maluku pada umumnya, ” harap Gubernur

Selain membagikan bantuan, Murad Ismail pun memantau vaksinasi di tiga lokasi tersebut,berdasarkan hasil pantauan,vaksinasi masyarkat terus meningkat.ia berharap dengan melalukan vaksinasi maka masyarkat dan kita semua bisa terhindar dari Covid 19.

Dijelaskannya bahwa Provinsi Maluku yang menerapkan PPKM berskala mikro adalah kota Ambon dan kabupaten aru karena tingkat terkonfirmasi covid 19 di dua kabupaten kota ini sangat meningkat,”jelasnya.

Untuk ketahuan masyarakat lanjut Murad bahwa akhir-akhir ini di Maluku Perkembangan Covid 19 sangat cepat, untuk Maluku karena berdasarkan data satgas covid-19 pada tgl 25 Juli tercatat 13.106 kasus terkonfirmasi positif,3.963,yang sementara di rawat,8.919 pasien telah sembuh dan 224 meninggal dunia.

Baca Juga  JANGAN TERLALU BANGGA DENGAN SDA MALUKU KALAU TIDAK BISA DIMANFAATKAN BAGI RAKYAT KEMISKINAN MALUKU DAN USULAN SOLUTIF

Selain itu, kata dia, masyarkat harus selalu patuhi protokol kesehatan demi kebaikan bersama,ini selalu saya ingatkan kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota maupun provinsi ini.

“Kalau ada orang-orang yang mengajak untuk lakukan aksi demo, artinya mereka tidak sayang dengan keluarganya karena penanganan dari covid-19 ini cuma ada 3,iman,aman,dan imun,”tutupnya(AT-010).

Berita Terkini