IOF Mengklaim Terowongan Hamas di Tuffah Rusak, Namun Pasukan Al-Qassam Kembali Beraksi dari Lokasi tersebut

Spread the love

Ambontoday.com – IOF pernah menyatakan bahwa terowongan yang dimiliki oleh Hamas di Tuffah, bagian timur Kota Gaza sudah rusak. Namun belakangan ini area itu justru berubah menjadi posisi kuat untuk Brigade Al-Qassam.

IOF menyatakan bahwa mereka sudah merusak terowongan Hamas itu lebih dari satu tahun yang lampau.

Tetapi siapa sangka, saat ini terowongan tersebut berubah jadi tempat persembunyian bagi Al-Qassam, di mana mereka melancarkan tindakan rumit pada hari Ahad, 20 April 2025.

Pelaku perlawanan kita sukses menyerbu markas musuh Zionis yang sudah mendekati area Timur Tuffah, di luar Kota Gaza, mengakibatkan korban mati dan luka dari pihak mereka.

“Target kami adalah tank Merkava 4 serta dozer militer D9 yang akan diserang menggunakan dua rudal Al-Yassin 105. Serangan ini dilakukan di area Jabal al-Surani, yang berada di bagian timur kompleks al-Tuffah, dekat Kota Gaza,” demikian pernyataan dari Al-Qassam seperti dikutip. Palestine Chronicle.

Peristiwa itu dimulai dengan serangan yang dilakukan menggunakan roket antitank terhadap kendaraan Hummer militer Israel.

Berikutnya, ketika pasukan penyelamat dari Israel sampai di tempat peristiwa, para pejuang Al-Qassam mengaktifkan bom mereka, menyebabkan semakin banyak orang menjadi korban.

Dalam sejumlah pertarungan terpisah, Brigade Al-Qassam mengklaim telah menyerang beberapa armada militer Israel.

Klaim mereka meliputi penyerangan ke arah tank Merkava 4 serta traktor militer D9 menggunakan dua rudal Al-Yassin 105 di area Jabal al-Surani, yang berada di bagian timur dari pemukiman al-Tuffah.

Pihak militer Israel melaporkan bahwa ada korban akibat serangan kelompok Hamas di wilayah timur kota Gaza. Mereka membenarkan kematian satu orang prajurit serta laporan tentang enam personel lain yang menderita cedera berat dalam insiden tersebut.

Baca Juga  Mati Suri: Gubernur Pramono Soroti Lagi Sistem Jalan Berbayar Jakarta

Penelitian awal mengungkapkan bahwa konflik berawal dari serangan roket antitank ke sebuah kendaraan di area demiliterisasi, disusul oleh ledakan bom yang ditujukan untuk memukul personel yang datang membantu.

“Angkatan Militer Zionis dengan resmi menyatakan bahwa salah satu tentaranya telah meninggal dunia dan lima perwirinya serta prajurit lain menderita cedera parah selama operasional yang terjadi hari ini di bagian timur Kota Gaza,” demikian tertulis dalam pernyataan dari Al-Qassam, seperti dikutip oleh Palestine Chronicle.

Insiden itu, sesuai dengan pelaporannya, berawal ketika para pejuang Brigade Qassam keluar dari terowongan mereka dan melepaskan tembakan roket antitank ke arah sebuah kendaraan Humvee yang dikuasai oleh IOF. Tembakan ini tepat mengena sasarannya.

Ketika pasukan penyelamat Israel datang, suatu bahan peledak meletus dan menewaskan tentara Zionis yang lainnya.

Setibanya pasukan pembebasan dari Israel, ledakan terjadi sehingga mengenainya pada tentara Zionis tambahan dan menyebabkan cedera mereka.(*)

Berita Terkini