Meski Terdapat Jeda Militer, Pasukan Israel Tetap Bergerak Menuju Sungai Wazzani di Lebanon Selatan
Ambontoday.com
Prajurit penakluk Israel melancarkan serangan dalam jarak yang sangat masuk ke wilayah selatan Lebanon hingga mencapai pinggiran Sungai Wazzani, ini merupakan pelanggaran baru atas kesepakatan gencatan senjata.
Kantor berita resmi Lebanon NNA melaporkan bahwa pasukan penyerbu menggunakan armada gabungan, termasuk kendaraan militer dan sipil, yang melakukan gerakan di wilayah itu dalam distrik Marjayoun, namun tidak menyertakan informasi tambahan.
belum ada pernyataan resmi dari Israel tentang laporan itu.
NNA menyebut bahwa pasukan Israel turut menembaki area tersebut dan melakukan serangan pencarian di sekitar pinggiran kota Alma Al-Shaab yang berada di bagian selatan Lebanon.
Perjanjian gencatan senjata yang labil telah diberlakukan di Lebanon mulai November 2014, menutup babak pertempuran antaraborder yang terjadi selama beberapa bulan antara Israel dengan kelompok Lebanon, Hizbullah. Pada bulan September, situasi memburuk hingga ke tahap konflik berskala besar.
Otoritas di Lebanon sudah mencatat lebih dari 1.440 kali penyalahgunaan gencatan senjata oleh Israel, yang mengakibatkan setidaknya 125 jiwa melayang dan hampir 371 lainnya terluka.
Menurut perjanjian gencatan senjata tersebut, Israel harus telah mengunduran diri secara total dari wilayah selatan Lebanon pada tanggal 26 Januari sebagai maksimum, namun tenggat waktunya dipanjangkan menjadi 18 Februari karena penolakan mereka untuk mentaatinya. Hingga saat ini, pasukan Israel masih terus berada di lima titik kontrol perbatasan yang ada.
SUMBER: MIDDLE EAST MONITOR




















