Nakes Malteng Pertanyakan Insentif Covid-19 Tahun 2020

Spread the love

Ambon, ambontoday.com – Pasca Maluku dilanda atau diserang oleh Covid-19, seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) di tugas dalam proses penanganan medis bagi pasien terkonfirmasi bahkan melakukan tricking bagi masyarakat yang bersentuhan langsung dengan semua pasukan Covid-19.

Demi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 dan berjuang demi kesembuhan para pasien Covid-19, kerja ekstra dilakukan oleh para nakes tanpa memandang keselamatan mereka maupun keluarga mereka.

“Kami merasa bahwa Anggara sebesar itu untuk penanganan Covid-19 yang didalamnya ada insentif para nakes, namun anehnya sudah Tahu  2022, hak para nakes juga belum dikasih,” ujar beberapa Nakes kepada ambontoday.com, Kamis, (27/1) yang enggan identitas mereka dipublikasikan.

Tunggakan pembayaran itu, kata mereka, sejak bulan September hingga Desember 2020 insentif para nakes dari tiga Rumah Sakit dan tiga puluh tiga Puskesmas yang sampai saat ini tidak mendapatkan hak mereka.

“Aneh insentif Tahun 2021 sudah dicairkan dan dibagi ke para nakes, kok empat bulan di tahun 2020 tidak dicairkan, ini mesti dididik oleh pihak yang berwajib, yakni polisi, kejaksaan dan lain-lain,” ungkap mereka.

Mereka meminta kepada Bupati Maluku Tengah (Malteng) Abua Tuasikal agar dapat menyikapi persoalan ini, jik ini biarkan Mak besar dugaan ada unsur korupsi di dalamnya, serta maladministrasi alias melakukan pelaporan fiktif.

“Pa Bupati harus panggil itu Kepala Dinas Kesehatan untuk pertanyakan dana insentif nakes empat bulan di tahun 2020, karena sampai saat ini kami belum mendapatkan itu insentif,” tutup mereka. (AT/tim).

Baca Juga  KAPOLRES MBD PIMPIN UPACARA SERTIJAB Tiakur,- Kapolres maluku barat daya AKBP Budi Adhy Buono SH, SIK, MH., Memimpin upacara seraterima jabata (sertijab) dan secara langsung menkuhkukan 4 pejabat perwira polres maluku barat daya bertempat di Lapangan mako polres maluku barat daya ,sabtu (20/03/21). Dalam sambutan kapolres Maluku barat daya AKBP Budi Adhy Buono SH, SIK, MH., bahwa, mutasi atau perpindahan personil itu adalah hal yang biasa di organisasi polri, fungsingnya adalah untuk reodelisasi ataupun permejeng peremajaan personil polri. Dirinya minta agar tunjukan yang terbaik, baik itu pejabat lama maupun pejabat yang baru, selaku pimpinan mengucapkan terima kasih kepada pejabat yang lama yakni, kasat lantas,kapolsek babar timur, kapolsek wetar, yang telah medidikasikan dirinya untuk mengabdi kepada polres MBD. "Lanjud adhy" untuk pejabat baru selamat bertugas dan anda sekarang bagian dari polres maluku barat daya dan saya minta segera kenali lingkungan anda wilaya anda agar anda dapat melajsanakan tugas secara maksimal dan sebaik-baiknya. "Namun" Bagi para pejabat baru dan rekan-rekan bahwa di masa kepimpinan kapolri yang baru banyak program- program naupun kegiatan yang harus di laksanakan pada 100 hari kerja kapolri dan kita sama-sama tau ada berapa tranformasi polri menuju polri yang prefesi yakni , tranformasi dan organisasi, transformasi opradional, transfomasi pelayanan publik, transformasi pengawasan internal , dan ini akan menjadi tangung jawab kita semua dan rekan-rekan jajaran polres MBD harus paham semua karena program ini sudah berjalan . Selain itu buono meminta kita semua mengikuti dinamika yabg berkembang baik itu informasi secara intenasional,nasional, regional, maupun lokal, ini dapat memudahkan kita untuk mendaoatkan informasi, agar kita paham apa yang jejakkan penerintah atau pimpinan kita. "Kapolres" berharap dengan adanya momen ini menjadi percun bagi kita, Untuk selalu membuat terbaik dan pengabdian kita terhadap institusi polri tercinta, dan semoga apa yang sudah kita perbuat dan laksanakan menjadi ladang ibada bagi kita semua, harapnya.