Perjuangan Provinsi MTR Gunakan Dua Mekanisme

Spread the love

Ambontoday.com, Ambon.- Ketua Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi kepulauan Maluku Tenggara Raya (MTR), Drs. Yosep Sikteubun kepada wartawan Jumat 24 Februari 2023 mengatakan, untuk perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Maluku Tenggara Raya digunakan dua mekanisme yakni pendekatan Button Up dan Top Down.

Menurutnya, dengan mekanisme buttom up maka sudah ada tiga kabupaten yang mengeluarkan surat keputusan bersama.

“Jadi mekanisme button up itu syarat dasarnya adalah untuk pembentukan sebuah provinsi maka harus ada lima kabupaten kota kemudian disetujui oleh DPR dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Dikatakan, dalam konteks MTR perjuangan saat ini pihaknya telah memiliki surat keputusan dari tiga kabupaten yang telah mengeluarkan surat keputusan bersama yakni Kabupaten Maluku Barat Daya Kabupaten Maluku Tenggara dan kota Tual, sementara tersisa Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang belum.

“Dua minggu lalu timnya mendatangi Kabupaten Kepulauan Aru akan tetapi pihak Kabupaten Aru menginginkan ada dialog terlebih dahulu dengan masyarakat karena masih ada pendapat pro dan kontra dalam masyarakat.

Ada masyarakat yang setuju, ada pula yang menolak karena berbagai alasan. Namun itu hal biasa karena cara pandang masyarskst pasti berbeda-beda.

Tetapi yang harus digarisbawahi adalah perjuangan MTR ini sebuah perjuangan yang mulia karena menyangkut bagaimana mempercepat upaya untuk mengejar ketertinggalan.

Kita tahu wilayah Maluku Tenggara Raya itu kan daerah atau wilayah yang konsentrasi Penduduk miskin ada di situ, kemiskinan tertinggi bahkan yang terakhir dapat disebut sebagai kemiskinan akut. Oleh sebab itu menurutnya secara prinsip perjuangan ini tetap jalan meskipun ada penolakan dibiarkan saja,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, selain mekanisme Button up, ada pula mekanisme Top Down dimana pemekaran itu memenuhi syarat karena MTR berada di wilayah perbatasan dengan negara lain dan yang kedua adalah ada proyek strategis nasional yang berada di wilayah MTR.

Baca Juga  KAPOLRES MBD PIMPIN UPACARA SERTIJAB Tiakur,- Kapolres maluku barat daya AKBP Budi Adhy Buono SH, SIK, MH., Memimpin upacara seraterima jabata (sertijab) dan secara langsung menkuhkukan 4 pejabat perwira polres maluku barat daya bertempat di Lapangan mako polres maluku barat daya ,sabtu (20/03/21). Dalam sambutan kapolres Maluku barat daya AKBP Budi Adhy Buono SH, SIK, MH., bahwa, mutasi atau perpindahan personil itu adalah hal yang biasa di organisasi polri, fungsingnya adalah untuk reodelisasi ataupun permejeng peremajaan personil polri. Dirinya minta agar tunjukan yang terbaik, baik itu pejabat lama maupun pejabat yang baru, selaku pimpinan mengucapkan terima kasih kepada pejabat yang lama yakni, kasat lantas,kapolsek babar timur, kapolsek wetar, yang telah medidikasikan dirinya untuk mengabdi kepada polres MBD. "Lanjud adhy" untuk pejabat baru selamat bertugas dan anda sekarang bagian dari polres maluku barat daya dan saya minta segera kenali lingkungan anda wilaya anda agar anda dapat melajsanakan tugas secara maksimal dan sebaik-baiknya. "Namun" Bagi para pejabat baru dan rekan-rekan bahwa di masa kepimpinan kapolri yang baru banyak program- program naupun kegiatan yang harus di laksanakan pada 100 hari kerja kapolri dan kita sama-sama tau ada berapa tranformasi polri menuju polri yang prefesi yakni , tranformasi dan organisasi, transformasi opradional, transfomasi pelayanan publik, transformasi pengawasan internal , dan ini akan menjadi tangung jawab kita semua dan rekan-rekan jajaran polres MBD harus paham semua karena program ini sudah berjalan . Selain itu buono meminta kita semua mengikuti dinamika yabg berkembang baik itu informasi secara intenasional,nasional, regional, maupun lokal, ini dapat memudahkan kita untuk mendaoatkan informasi, agar kita paham apa yang jejakkan penerintah atau pimpinan kita. "Kapolres" berharap dengan adanya momen ini menjadi percun bagi kita, Untuk selalu membuat terbaik dan pengabdian kita terhadap institusi polri tercinta, dan semoga apa yang sudah kita perbuat dan laksanakan menjadi ladang ibada bagi kita semua, harapnya.

Langkah-langkah yang sudah diambil hingga saat ini adalah MTR sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya oleh Bapak Melkias Frans bahwa perjuangan MTR ini telah tercatat pada Kementerian Dalam Negeri dan Komisi 2 DPR RI serta DPD RI.

“Jadi secara aspiratif ini sudah ada dalam agenda pemerintah pusat dan tinggal memenuhi syarat yang sifatnya button up yakni dukungan dari kepala daerah dan DPRD setempat,” kata Sikteubun.

Berita Terkini