Ambon, Ambontoday.com- Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Ambon Yusuf Wally menyoroti keuangan daerah yang merosot akan tetapi adanya pembayaran tenaga kontrak pada lingkup pemerintah Kota Ambon yang meningkat.
Hal ini diakuinya kepada media di Baileo Rakyat Belakang Soya, Rabu (27/7/2022).
Menurutnya, yang disoroti terkait belanja daerah. Pada saat anggaran daerah Kota Ambon tahun 2021 sedang merosot namun semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta pemotongan refocusing anggaran sekitar 50 persen.
” Ada penambahan jumlah pegawai yang dibayarkan Pemkot kurang lebih Rp 17 Milyar,” tuturnya.
Menurutnya, ada penambahan kurang lebih sebanyak 544 pegawai kontrak baru di kota Ambon.
Hal tersebut menjadi sorotan tajam DPRD Kota Ambon kepada Pejabat Walikota Bodewin Wattimena dan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) karena kondisi keuangan Pemkot sedang merosot dan banyak hutang dimana-mana.
“Buat apa mengangkat kembali tenaga kontrak baru di Kota Ambon. Apakah pekerjaan mereka sangat penting sehingga harus di angkat,” Tanya Wally. (AT-009)










