AmbonToday
Menu Utama

BKHIT Maluku Mencatat Kenaikan Ekspor Perikanan Maluku 2025 Meningkat

M

Oleh: Mozes

Saturday, 27 December 2025 | 10:13 WIT

Bagikan:
BKHIT Maluku Mencatat Kenaikan Ekspor Perikanan Maluku 2025 Meningkat
โ€ŽAmbontoday. com, Ambon.- Ekspor komoditas perikanan Maluku pada tahun 2025 mengalami kenaikan signifikan mencapai 27,21 persen.

Demikian data ekspor perikanan yang disampaikan Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku. โ€Žโ€ŽHal ini disampaikan Kepala BKHIT Maluku Abdur Rohman dalam pertemuan bersama awak media 24 Desember 2025. โ€Žโ€ŽMenurutnya, total volume ekspor komoditas perikanan non hidup di tahun 2025 tercatat sebesar 10.234.061 kilogram.

โ€ŽJumlah ini mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan capaian tahun 2024 yaknj sebesar 8.045.316 kilogram. โ€Žโ€Žโ€œDengan capaian ini menunjukkan tren pertumbuhan ekspor perikanan Maluku sangat positif. Peningkatan ekspor tersebut sejalan dengan kenaikan nilai ekonomi dan perluasan pasar internasional.

โ€ŽSelama kurun waktu 2025, nilai ekspor perikanan Maluku mencapai 54,30 juta dolar Amerika Serikat, jumlah tersebut meningkat dari 44,79 juta dolar AS pada 2024," jelas Abdur Rohman. โ€ŽDikatakan, komoditi perikanan masih menjadi penyumbang utama ekspor Maluku. Untuk komoditas non hidup, udang vanamei masih mendominasi ekspor dengan volume mencapai 9.028.379 kilogram atau sekitar 88,2 persen dari total ekspor non hidup.

โ€Žโ€œUdang Vanamei masih mendominasi mencerminkan tingginya permintaan pasar global terhadap komoditas unggulan Maluku yang telah memenuhi standar mutu, kesehatan, dan keamanan pangan negara tujuan. โ€ŽSelain komoditas non hidup, ekspor komoditas perikanan hidup juga mengalami peningkatan meskipun tidak sebesar non hidup. โ€ŽSelama tahun 2025, volume ekspor komoditas hidup mencapai 527.837 ekor, jumlah ini meningkat sekitar 4,9 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 503.310 ekor.

Ikan kerapu menjadi komoditas hidup utama dengan kontribusi sekitar 37,9 persen," paparnya. โ€ŽDirinya menyampaikan, BKHIT Maluku mencatat ekspor 11 jenis komoditas perikanan sepanjang 2025, yakni udang vanamei, tuna, kembung, gurita, todak, kepiting bakau, kerapu, kakap, kerang darah, kakaktua, dan raja bau. โ€ŽNegara-negara yang menjadi tujuan ekspor komoditas perikanan asal Maluku meliputi China, Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, Thailand, Vietnam, Hong Kong, Singapura, dan Arab Saudi.

Luasnya jangkauan pasar ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan mitra dagang internasional terhadap produk perikanan Maluku. โ€ŽVolume ekspor yang cenderung meningkat ini merupakan hasil sinergi antara BKHIT Maluku, pemerintah daerah, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan terkait dalam menjaga mutu dan kelancaran ekspor. โ€Žโ€ŽBKHIT Maluku berkomitmen terus memacu peningkatan ekspor komoditas unggulan daerah melalui penguatan pengawasan Karantina, fasilitasi perdagangan, dan perluasan pasar internasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, tutup Abdur Rohman. (AT)

๐Ÿ‘‹ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.

๐Ÿ’ฌ 0 Komentar

๐Ÿ“ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!