BKHIT Maluku Mencatat Kenaikan Ekspor Perikanan Maluku 2025 Meningkat
Demikian data ekspor perikanan yang disampaikan Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku. Hal ini disampaikan Kepala BKHIT Maluku Abdur Rohman dalam pertemuan bersama awak media 24 Desember 2025. Menurutnya, total volume ekspor komoditas perikanan non hidup di tahun 2025 tercatat sebesar 10.234.061 kilogram.
Jumlah ini mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan capaian tahun 2024 yaknj sebesar 8.045.316 kilogram. “Dengan capaian ini menunjukkan tren pertumbuhan ekspor perikanan Maluku sangat positif. Peningkatan ekspor tersebut sejalan dengan kenaikan nilai ekonomi dan perluasan pasar internasional.
Selama kurun waktu 2025, nilai ekspor perikanan Maluku mencapai 54,30 juta dolar Amerika Serikat, jumlah tersebut meningkat dari 44,79 juta dolar AS pada 2024," jelas Abdur Rohman. Dikatakan, komoditi perikanan masih menjadi penyumbang utama ekspor Maluku. Untuk komoditas non hidup, udang vanamei masih mendominasi ekspor dengan volume mencapai 9.028.379 kilogram atau sekitar 88,2 persen dari total ekspor non hidup.
“Udang Vanamei masih mendominasi mencerminkan tingginya permintaan pasar global terhadap komoditas unggulan Maluku yang telah memenuhi standar mutu, kesehatan, dan keamanan pangan negara tujuan. Selain komoditas non hidup, ekspor komoditas perikanan hidup juga mengalami peningkatan meskipun tidak sebesar non hidup. Selama tahun 2025, volume ekspor komoditas hidup mencapai 527.837 ekor, jumlah ini meningkat sekitar 4,9 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 503.310 ekor.
Ikan kerapu menjadi komoditas hidup utama dengan kontribusi sekitar 37,9 persen," paparnya. Dirinya menyampaikan, BKHIT Maluku mencatat ekspor 11 jenis komoditas perikanan sepanjang 2025, yakni udang vanamei, tuna, kembung, gurita, todak, kepiting bakau, kerapu, kakap, kerang darah, kakaktua, dan raja bau. Negara-negara yang menjadi tujuan ekspor komoditas perikanan asal Maluku meliputi China, Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, Thailand, Vietnam, Hong Kong, Singapura, dan Arab Saudi.
Luasnya jangkauan pasar ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan mitra dagang internasional terhadap produk perikanan Maluku. Volume ekspor yang cenderung meningkat ini merupakan hasil sinergi antara BKHIT Maluku, pemerintah daerah, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan terkait dalam menjaga mutu dan kelancaran ekspor. BKHIT Maluku berkomitmen terus memacu peningkatan ekspor komoditas unggulan daerah melalui penguatan pengawasan Karantina, fasilitasi perdagangan, dan perluasan pasar internasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, tutup Abdur Rohman. (AT)
👋 Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
💬 0 Komentar
📭 Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Gubernur Maluku Dorong PTMSI Fokus Pembinaan Atlet Muda dan Perkuat Prestasi Tenis Meja
1 week ago
Gubernur Maluku Jajaki Kemitraan Strategis dengan ASDP, Perkuat Konektivitas Laut Antar Pulau
1 week ago
Jemput Solusi di Kemendagri, Gubernur Maluku Pastikan Sengketa Tapal Batas Malteng-SBB Temukan Titik Terang
1 week ago
Peringati Hari Anak Nasional Ke-42, Pemprov Maluku Dukung Gerakan Nasional RANA
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
Pembangunan Bermacam Monumen, Kesehatan Di KKT Terabaikan
Optimis Direstui PDIP, Rahakbauw Siap Maju Pilkada Kota Ambon
Unpatti Luluskan 1.056 Wisudawan
Sri Widodo, Korban Ledakan Pelotar Granat GL40 di Tanimbar Jadi Atensi TNI