Dugaan Koruspsi SPPD Fiktif, Kejari KKT Belum Agendakan Panggil Mantan Bupati
Akan tetapi kedepan, jika dibutuhkan, penyidik tetap akan panggil dan periksa yang bersangkutan," jelas Kasi Intel Kejari KKT Agung Nugroho, Rabu (19/10). Selain itu, terkait rencana penggeledahan kantor Bendahara Umum Daerah (BUD) tersebut, menurut penjelasan Nugroho, bahwa penyidik kejaksaan menilai belum perluh dilakukan. Lantaran para saksi-saksi yang diperiksa baik mulai dari Kepala BPKAD Yonas Batlayeri, Sekretaris Maria Goreti Batlayeri hingga para stafnya, masih dianggap sangat koperatif.
"Belum perluh digeledah, mereka masih koperatif, tetapi nanti kita turun sita, jika memang diperlukan. Justru mereka akan rugi jika hilangkan barang bukti, sebab sebagian besar bukti telah dipegang penyidik," tandasnya. Hingga saat ini, kejaksaan belum menetapkan tersangka kasus dugaan penyalagunaan SPPD fiktif pada BPKAD setempat senilai Rp9 milyar.
"Belum ada tersangka yang ditetapkan. Harap sabar dulu, lagi finishing beberapa saksi yang diperiksa," tandas Nugroho. Menurut dia, dari 81 total ASN yang diperiksa pada kantor Bendahara Umum Daerah (BUD) tersebut, masih tersisa beberapa ASN lagi, jumlahnya pun dibawah 10.
Alhasil, setelah semua rampung, barulah penyidik mengajukan perhitungan kerugian negara. "Kalau kerugian negaranya sudah ada, tinggal tentukan siapa yang paling bertangungjawab. Jangan kira kita diam," ujar dia yang mengakui kalau penyidik marathon dalam pemeriksaan saksi-saksi. (AT/tim)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
3 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Maluku Canangkan Gerakan Tolak Judi Online
Membuat Sistem Keamanan Rumah dengan Arduino: Solusi Praktis
Pesawat Tempur hilang di Pakistan, Militer India Bungkam?
KEARIFAN LOKAL TANIMBAR