Gubernur Dorong Rp7,8 Tiliun Masuk RKP 2021
"Kami dari Indonesia bagian timur, terutama dari Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat, kami semua sangat apresiasi dengan langkah-langkah yang diambil Menteri Bappenas yang akan memperhatikan proyek pembangunan yang sangat dibutuhkan orang Indonesia Timur," katanya. Menurutnya, dari aspek pembangunan, Indonesia Timur sangat tertinggal jauh dari provinsi-provinsi di wilayah Indonesia Barat. Dia mengapresiasi jajaran Bappenas yang memberikan kesempatan untuk daerah mengajukan proyek-proyek strategis yang vital dan dibutuhkan dalam rangka mendorong akselerasi percepatan pembangunan.
"Masalah yang harus diperhatikan misalnya pariwisata, transportasi, dan infrastruktur yang bisa menghubungkan sehingga setiap wilayah bisa terkoneksi dan sumber-sumber daya alam di sentra-sentra produksi bisa sampai ke tempat tujuan (pasar, red), termasuk ekspor. Jangan lagi sumberdaya kita di Indonesia Timur, justru ekspornya di Jawa karena alasan kita tidak punya pelabuhan besar, dan sebagainya," ujarnya. Saat rakor untuk sesi Indonesia Timur yang berlangsung di Kantor Bappenas tersebut, Gubernur Maluku diberikan kesempatan pertama dari lima provinsi lainnya (Maluku Utara, Papua, Papua Barat, NTT dan NTB), untuk memperesentasikan usulan program kegiatan Provinsi Maluku pada RKP tahun 2021.
"Rakor hari ini adalah tindak lanjut pelaksanaan Kick Off Penyusunan RKP tahun 2021 pada tanggal 24 Februari 2020 lalu di Jakarta, yang merupakan penjabaran RPJMN 2020-2024 (Perpres No. 18 Tahun 2020) dan didalamnya terdapat 41 Proyek Prioritas Strategis/Major Project sebagai fokus dalam RKP," jelasnya. Gubernur pada kesempatan itu, mengajukan program/kegiatan Provinsi Maluku pada RKP Tahun 2021 dengan total kebutuhan anggaran 2021 sebesar Rp7,8 Triliun.
Program yang diajukan yakni Pembangunan Pelabuhan Perikanan dan Fish Market yang terintegrasi bertaraf Internasional (Pelabuhan Konteiner dan Perikanan Terpadu Tulehu-Waai), Jalan Trans pada 18 Pulau Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3T), Pengembangan Pariwisata Kepulauan Banda (rehabilitasi bangunan bersejarah, pengadaan moda transportasi wisata kepulauan, dan pengembangan bandara Banda), penyediaan air baku di daerah 3T, dan penanganan stunting. (AT/lamta/humas)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
3 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Proyek RTH Pemkot Diduga Dialihkan Fungsi Jadi Pasar
Zodiak Taurus pun Bertandang Sukses dan Virgo waspada
Bupati BurseL Safitri Malik Soulisa Tegaskan kepada OPD Lebih Responsif dan Tanggap
BAGUNA PDI-Perjuangan Dan Relawan STIE Saumlaki Serahkan Bantuan Untuk Desa Romnus dan Namralan
AY Dirikus Satuan Res Narkoba Polres MBD Saat Asik Konsumsi Narkoba