AY Dirikus Satuan Res Narkoba Polres MBD Saat Asik Konsumsi Narkoba
Dari hasi penggeledahan terhadap AY, Tim Sat Res Narkoba yang dipimpin Kasat , IPDA Rudy Ahab. SH berhasil menemukan sejumlah barang bukti berupa satu bungkus plastik bening berukuran kecil berisikan narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu dengan berat 0.2 gram, satu alat hisap / bongki yang sudah dirakit dan satu buah hand phone merk Vivo V15. Ahab yang diketahui baru menjabat selama kurang lebih dua bulan masa tugas, berhasil meringkus tersangka setelah dibuntuti pihak Res Narkoba MBD selama tiga bulan terakhir .
Dikatehui Sekitar pukul 15.00 WIT penggebrekan dilakukan di rumahnya yang berada pada perumahan Leni marlina tanpa adanya perlawanan. Kapolres MBD, AKBP , Norman Sitindaon saat menggelar konferensi Pers, Rabu (24/06) di kantor Polres MBD menerangkan. AY merupakan Target Operasi (TO) sejak tiga bulan lalu sebagai pengguna narkotika, akan tetapi untuk menguak tindakan tersebut tidaklah mudah.
" Kita perlu melakukan penyelidikan secara tepat untuk menemukan pelakunya, apalagi kurangnya kesiapan masyarakat untuk melaporkan indikasi-indikasi penggunaan narkotika di lingkungannya. Akan tetapi dalam rentan waktu tiga bulan ditambah dengan pergantian kasat Res Narkoba, tentunya kita memiliki berbagai kendala dalam mengungkap kasus tersebut,. Namun saya memberi apresiasi yang tinggi terhadap satuan Res Narkoba dibawah pimpinan IPDA.
Rudy Ahab yang telah sigap dan cekatan dalam pengungkapan sindikat Narkotika di kabupaten bertajuk Kalwedo ini, " ungkap Kapolres. Selain itu dikatakannya, AY diketahui merupakan pengguna Narkotika yang menerima barang dari salah satu warga kota Ambon berinisial (O) dan disalurkan melalui tranportasi udara. Karena itu dengan adanya penangkapan AY tentu Polres akan tetap berupaya mengembangkan kasus Narkotika di Kabupaten MBD.
" AY saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan pasal 112 Jo pasal 127 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun atau paling lama 12 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp 800.000.000 atau paling banyak Rp 8 M," tegas Kapolres. Menurut Kapolres, Penangkapan AY merupakan kasus pertama Di satuan Polres MBD. Karena itu berdasarkan penyidika terhadap tersangka dan beberapa informasi yang didapat dari Hp milik tersangka, maka Polres MBD akan mengembangkan persoalan tersebut untuk meringkus beberapa TO laiinya yang saat ini masih dalam pemantauan.
" Kita juga akan memperketat jalur masuk keluar baik itu transportasi udara maupun transportasi laut, untuk meminimalisir adanya transaksi Narkotika kedepan. Dan kepada saudara O ini saat ini telah diselidiki pihak kepolisian di Ambon untuk mengetahui siapa bandar dari Narkotika jenis sabu tersebut" jelasnya. (AT/ari)
đ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
đŦ 0 Komentar
đ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Keterangan Petrus Fatlolon Bongkar Sengkarut PI Masela dan Dokumen Janggal
6 months ago
Kejagung Didesak Periksa Kontraktor Agus Thiodorus Terkait Pengrusakan Mangrove
7 months ago
Jejak Perjanjian Notaris di Balik Pencairan Rp20 Miliar UP3 Tanimbar
7 months ago
Kontroversi Pernyataan Bupati Mengguncang Relasi Pemerintah dan Wartawan Tanimbar
7 months agoRekomendasi Untuk Anda
DPRD Gelar Paripurna HUT Provinsi Maluku ke- 78 di Masohi
Danrem 151/Binaiya Beri Arahan 118 Anggota Baru
Telkomsel Rilis Three Kingdoms: Quest of Infinity, Game RPG Hero Collectors yang Ramah untuk Berbagai Perangkat
Kader Golkar Maluku Kutuk Keras Tindakan Premanisme, Masyarakat Desak Polisi Tangkap Pelaku ZT
Kazona Bakamla Timur Hadiri Pameran Alutsista Jelang HUT TNI ke-77