Jemaat GPM Pniel Keliobar Gelar Sidang Ke 31
"Guna mengevaluasi satu tahun pelayanan, seluruh peserta sidang diminta untuk konsentrasi dalam membahas dan melahirkan berbagai program prioritas guna pengembangan Jemaat GPM Pniel Keliobar bahkan Desa Keliobar sandiri," ujarnya Minggu (26/3) Majelis Pekerja Klasis (MPK) Tanut katan, Saptoris Movun juga meminta kepada seluruh peserta sidang agar mampu melahirkan program kerja yang memberatkan pelayanan teristimewa dalam pengembangan pelayanan. "Masalah keuangan ini riskan, karena sistim Gereja berbeda dengan pemerintahan, dimana pada pemerintahan sudah ada anggaran yang siap belanja program, kalau di GPM kita dudukan program, anggaran kita cari dapat dulu baru belanja program, ini yang semsti seluruh peserta sidang serius untuk melihatnya," ungkap Movun. Ia juga sangat berharap bahwa, pengembangan jemaat bahkan desa Keliobar sendiri, semuanya ada pada para peserta persidangan, karena melihat zaman yang semakin menjanjikan menuju era 0.4 meminta agar uamat bahkan masyarakat dapat mengelola hati di masa global ini, karena IT akan dapat merusak hati dan keimanan setiap umat bahkan masyarakat dalam bermasyarakat.
"Ingat bahwa elektronik atau IT itu sangat berbahaya jika kita salah mempergunakannya, begitu juga ketika kita mempergunakannya dengan baik maka akan bermanfaat bagi kita, contoh Henphone dalam alat elektronik yang lain," himbaunya. Ditempat dan giat yang sama, ketua panitia, Bernard Labatar dalam pertanggungjawaban kegiatan melaporkan bahwa anggaran untuk membelannai sidang jemaat sebesar 33 juta yang didapatkan dari talangan tiap unit pelayanan dan giat - giat lain yang dilakukan. Kades Frangky Sanabuki dalam arahannya, meminta dan menyatakan ada program yang dilahirkan di sidang jemaat untuk mengedukasi serta menangani tingginya pergaulan bebas, yang sangat merugikan dunia pendidikan yang ujungnya menurunkan SDM di Urutan.
"Saya sangat mengharapkan ada kombain program antara pihak gereja dan pemdes guna meningkatkan SDM, dan juga melihat tingginya pergaulan bebas di desa, disis lain tingginya konsumsi miras yang sangat mengganggu kamtibmas di desa," harap Kades. (AT/IT)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
3 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Menunggu Juknis Revitalisasi, Pedagang Pasar Butuh Kepastian
Menjelang HUT-65, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Gelar PEN 5.0 di Kota Jayapura
Pemkab BurseL Dapat Jatah 1500 CPNS Berdampak pada Peningkatan Ekonomi
Peresmian PLTD Makatian
Akhirnya MoriolkossuΒ Dilantik Sebagai Sekda KKTΒ