BNN dan GRANAT Sosialisasikan Bahaya Narkoba di Sekolah, GRANAT Dorong Pelajar Jadi Garda Pencegahan
BURSEL, AmbonToday. com β Upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika terus digencarkan melalui lingkungan pendidikan. Edukasi kepada pelajar dinilai penting untuk membangun kesadaran sejak dini sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai basis pencegahan narkoba.
Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Lingkungan Sekolah, yang digelar di Madrasah Aliyah (MA) Ulil Amri, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan DPC GRANAT Kabupaten Buru Selatan bekerja sama dengan BNN Kabupaten Buru Selatan, dengan menghadirkan Desi Lating, Kasi P2M Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, sebagai narasumber.
Turut hadir Penasehat DPC GRANAT Buru Selatan Lutpi Latupono, Ketua DPC GRANAT Kabupaten Buru Selatan Sudirman Buton, S.
Sos. bersama jajaran pengurus, kepala sekolah dan dewan guru MA Ulil Amri, serta para siswa yang mengikuti kegiatan sosialisasi.
Ketua Panitia, Taufik Hidayat Tuanya, dalam laporannya mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian DPC GRANAT Kabupaten Buru Selatan bersama BNN dalam memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran para pelajar agar mampu menjauhi narkoba sekaligus ikut berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman dan bebas dari narkotika.
βAdapun tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran generasi muda agar mampu menjauhi narkoba serta ikut berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman dan bebas dari narkotika,β kata Taufik dalam laporan panitia.
Menurut Taufik, pelaksanaan kegiatan tersebut sepenuhnya didukung melalui sumber anggaran DPC GRANAT Kabupaten Buru Selatan. Dukungan tersebut, kata dia, merupakan bentuk komitmen organisasi dalam membantu upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Taufik juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNN Kabupaten Buru Selatan, pihak sekolah, para guru, peserta kegiatan serta seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan sosialisasi dapat terlaksana.
Sementara itu, Ketua DPC GRANAT Kabupaten Buru Selatan, Sudirman Buton, menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis sebagai basis edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Menurut Sudirman, para pelajar berada pada fase yang membutuhkan pendampingan, pemahaman dan informasi yang benar mengenai bahaya narkotika.
Karena itu, edukasi tentang narkoba harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya melalui kegiatan seremonial.
βInsya Allah kegiatan ini bukan hanya kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi komitmen bersama untuk melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba,β tegasnya.
Sudirman mengatakan, sekolah-sekolah perlu didorong menjadi pusat pencerahan bagi generasi muda sekaligus menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari BNN/BNK, pemerintah daerah, sekolah, guru, orang tua hingga masyarakat.
Ia menilai penyampaian informasi mengenai bahaya narkoba sangat penting mengingat ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dapat menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan pelajar dan lingkungan pedesaan.
Karena itu, para siswa diharapkan tidak hanya memahami pengertian narkotika, tetapi juga mengetahui dampak penyalahgunaannya serta mampu mengambil langkah untuk melindungi diri dari pengaruh narkoba.
Kegiatan sosialisasi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara GRANAT, BNN, pihak sekolah dan masyarakat dalam membangun sistem pencegahan narkoba yang berkelanjutan.
Kehadiran narasumber dari BNN Kabupaten Buru Selatan diharapkan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para pelajar mengenai bahaya narkotika, termasuk bagaimana mengenali ancaman penyalahgunaan serta pentingnya menjauhi lingkungan yang dapat membawa pengaruh negatif.
Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan narkoba, baik untuk melindungi diri sendiri maupun turut menyampaikan pesan positif kepada teman sebaya, keluarga dan lingkungan masyarakat.
Dengan edukasi yang dilakukan secara konsisten, lingkungan sekolah diharapkan mampu menjadi salah satu benteng terdepan dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Buru Selatan.
[NarβMar]
.
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Polres BurseL "Periksa 10 Orang" Terkait Dugaan Galian C Proyek RSUD Salim Alkatiri
18 hours ago
DPO Sejak Maret 2026, Tersangka Kasus Oli Palsu Diduga Pasarkan Produk ke Namrole
1 day ago
Rp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
1 day ago
Warga Namrole Soroti Hewan Berkeliaran di Halaman Kantor Bupati Bursel
3 days agoRekomendasi Untuk Anda
Klasis Mengarahkan, Ketua PHMJ Rehoboth Membangkang
Masyarakat Maluku Diajak Paham Literasi Dalam Prodak LJK
Anggota DPRD Berlaga Preman
Diduga Palsukan Perneg untuk Pelantikan Raja Negeri Souhuku Malteng