Pagi Ini Tim SAR Lanjutkan Pencarian Firdaus di Gunung Binaiya
Demikian keterangan yang diterima media ini dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), Muhamad Arafah, Rabu pagi hari ini. Berdasarkan keterangan, kronologi kejadian yakni, Pada Tanggal 24 April 2025 Pkl. 08.00 WIT, Tim Pendaki dengan jumlah 11 Orang melakukan pendakian Gunung Binaiya berangkat dari Desa Ninivala.
Saat turun dari puncak Pada Tanggal 26 April 2025 Pkl. 11.00 WIT dalam perjalanan ada peserta yang mengalami cedera dan di tangani oleh tim, namun 1 orang korban atas nama Firdaus Ahmad Fauji (27/L) berjalan mendahului tim pendaki. Setelah Tim Pendaki berhasil menangani peserta yang cedera Tim melanjutkan Perjalanan dan tiba di Pos 4, namun Firdaus (korban) tidak Terlihat.
Diperkirakan korban hilang pada koordinat 3Β°12'37.73"S, 129Β°30'8.15"E dengan ketinggian Β±2800 mpdl, Tim dan Guide telah melakukan Upaya pencarian namun sampai saat ini korban belum ditemukan. Korban hilang diperkirakan pada lokasi Pos 4 Gunung Binaya, Kab. Malteng Koordinat : LKK (3Β°12'37.73"S, 129Β°30'8.15"E) ketinggian 2800 mpdl, Jarak dari Kantor SAR Ambon ke LKK Β± 332 Km, Heading 71 Β° arah Timur Laut dari Kansar Ambon menggunakan Google earth dengan waktu tempuh Β± 12 Jam dari Kansar Ambon Menuju Lokasi Kejadian. Menurut Arafah, pelaksanaan operasi pencarian lanjutan hari ke 3 pagi hari ini kembali dilanjutkan setelah sebelumnya tanggal 28 April 2025 Pkl. 08.00 WIT, melakukan operasi pencarian hari pertama.
"Sebelum melakukan pencarian hari pertama selasa 28 April kemarin, Tim SAR Gabungan Pada Pkl. 08.30 WIT, menjalani prosesi Adat setempat sebelum masuk Gunung Binaiya untuk melakukan pencarian. Pada Pkl. 09.00 WIT, Tim Rescue Kansar Ambon Beserta Potensi bergerak menuju LKK dengan Koordinat Area Pencarian : A. 3Β° 14' 44.72"S, 129Β° 28' 15.52"E, B. 3Β° 10' 51.48"S, 129Β° 28' 15.52"E, C.3Β° 10' 51.48"S, 129Β° 32' 10.22"E, D. 3Β° 14' 44.72"S, 129Β° 32' 10.22"E," jelas Arafah.
Dikatakan, unsur SAR yang terlibat yakni, Tim Rescue Kansar Ambon (6 Orang), Bhabinkamtibmas Polsek (1 Org), Balai Taman Nasional Manusela (5 Orang), Wanadri (1 Orang), Lestari Ambon (1 Orang), Masyarakat Desa Piliana (17 Orang). Pencarian juga sedikit mengalami kendala karena faktor jaringan komunikasi dan cuaca. Alur yang digunakan dalam operasi pencarian 1 (satu) Unit Rescue Car, 1 (satu) Unit Drone, Peralatan Gunung Hutan, Peralatan Komunikasi.
Dirinya berharap, Operasi pencarian terhadap Firdaus (korban) berjalan lancar dan secepatnya korban bisa ditemukan dalam keadaan selamat, ucap Muhamad Arafah. (AT008)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
3 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Seluruh Caleg Hanura KKT Ikut Sekolah Politik
Pj Gubernur Hadiri Paripurna Pengumuman Penetapan Gubernur dan Wagub Terpilih