Polsek Leksula Mediasi Perkelahian Pemuda EwiriโMepa, Sepakati Damai Demi Kamtibmas
Mediasi berlangsung di Mapolsek Leksula dan dipimpin langsung Kapolsek Leksula, Iptu Bastian Tuhuteru, S. Pd. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kanit Intelkam Polsek Leksula Aiptu Ahmad Wally, Ka SPKT Aipda Yosep Delima, Kepala Desa Ewiri Maximus Solissa, Ketua BPD Frengko Nustelu, Staf Desa Ewiri Sandy Selsily, Ketua Majelis Jemaat Desa Ewiri Hendrik Jambormias, tokoh masyarakat Michael Jasso, Kepala Desa Mepa Yolanda Matitale, orang tua korban Semi Lesnussa, serta korban Awi Lesnussa.
Peristiwa perkelahian diketahui terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIT di kawasan wisata Air Babunyi, Desa Mepa. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Leksula segera mengambil langkah cepat dengan menghubungi kedua belah pihak dan mengajak mereka menyelesaikan permasalahan melalui musyawarah yang difasilitasi pihak kepolisian. Dalam proses mediasi, Kapolsek Leksula memberikan pembinaan kepada para pihak agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
Ia menekankan pentingnya menahan diri, menjaga ketertiban, serta menjunjung tinggi keamanan lingkungan demi kedamaian bersama. Hasil mediasi menyepakati bahwa kedua belah pihak saling memaafkan, tidak memperpanjang persoalan, tidak menyimpan dendam, serta menerima konsekuensi masing-masing tanpa tuntutan lanjutan di kemudian hari. Disepakati pula bahwa keributan tersebut merupakan persoalan pribadi, bukan konflik antar desa.
Selain itu, para pihak bersama pemerintah desa sepakat melakukan pengaturan jadwal kunjungan wisata masyarakat Desa Ewiri dan Desa Mepa ke kawasan Air Babunyi secara bergiliran. Mengingat belum adanya pengelolaan resmi wisata tersebut, masyarakat juga meminta kehadiran pemerintah desa saat libur akhir tahun atau hari besar, serta melarang konsumsi minuman keras di lokasi wisata. Dalam kesepakatan tersebut ditegaskan bahwa apabila di kemudian hari terjadi permasalahan serupa, para pihak siap diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebagai bentuk tanggung jawab dan efek jera.
Dengan komitmen penyelesaian secara kekeluargaan, Pantai Wisata Air Babunyi diharapkan tetap menjadi destinasi unggulan yang tidak hanya memanjakan keindahan alam, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan tenteram bagi masyarakat maupun pengunjung di Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan. Selama pelaksanaan problem solving, situasi terpantau aman dan kondusif. Seluruh rangkaian mediasi berjalan lancar berkat kerja sama dan sikap kooperatif dari kedua belah pihak.
Kapolres Buru Selatan AKBP Andi P. Lorena, S. I.
K., M. H., melalui Kapolsek Leksula Iptu Bastian Tuhuteru, S. Pd., menyampaikan bahwa penyelesaian melalui mediasi merupakan langkah preventif Polri dalam meredam potensi konflik di tengah masyarakat.
Ia mengajak seluruh warga untuk mengedepankan musyawarah serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila terjadi permasalahan, agar dapat ditangani secara cepat dan tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas. [NarโMar]
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Panitia Masjid Al-Mujahidin Elfule Gelar Malam Palsiri dan Kenaikan Tiang Kabah
3 hours ago
Kemarau Panjang Warga Kesulitan Air Bersih, Kapolres Bursel Salurkan Bantuan
4 hours ago
Kasus Sianida B3 di Buru Selatan: Satu Tersangka Ditahan, Polisi Buru DPO
10 hours ago
Kapolres BurseL: Rekomendasi Pansus DRPD Terkait Dana Pendidikan dan Kesehatan Ditangani Kejari Buru
1 day agoRekomendasi Untuk Anda
5.348 Siswa โ Siswi SMP/Mts Ikut Ujian Sekolah
Gubernur Harap Fungsi dan Peran Posyandu Terintegrasi
Audit Inspektorat Bongkar Dugaan Korupsi Brutal Dana Desa Wowonda