Proyek Pagar UPTD Moa diperiksa Tim Kejati Maluku
Kasih Karunia. Saat pengecekan fisik proyek dilakukan, tampak anggota TP4D Kejati Maluku melakukan pengukuran kembali pagar yang telah dibangun dengan luasan 1.029 meter. Selain itu, TP4D juga melihat Instalasi Air yang dikerjakan yang disalurkan ke kubangan sehingga Ternak Kerbau Moa yang ada di dalam pagar tersebut dapat tetap berendam dalam lumpur saat musim kemarau.
TP4D didampingi kontraktor, konsultan pengawas serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Dinas Pertanian Provinsi Maluku (06) TP, Fahmi M. Yusuf. Hasil pengecekan lapangan, secara keseluruhan pekerjaan sesuai dengan kontrak.
Adanya TP4D Kejati Maluku ini, bertujuan untuk mendampingi pelaksanaan pembangunan dan penyerapan anggaran agar optimal. Dengan mengawal, mengamankan dan mendukung keberhasilan jalannya proyek-proyek pemerintahan dan pembangunan melalui upaya-upaya pencegahan sesuai wilayah hukum penugasan masing-masing. Di kesempatan itu, salah satu TP4D, jaksa Akhmad Latupono menegaskan pelaksanaan pengawalan proyek ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang berpotensi menghambat dan menimbulkan kerugian bagi keuangan negara.
βPada prinsipnya pekerjaan yang dikerjakan harus sesuai kontrak. Bila hal itu telah dilaksanakan otomatis pekerjaan tidak ada masalah,β tegasnya. Latupono menambahkan, pada pekerjaan fisik, peran konsultan proyek harus optimal karena konsultan tersebut dibayar untuk mengawasi jalannya pekerjaan yang didanai oleh negara ini agar masyarakat dapat menerima manfaat yang sesuai peruntukannya.
βPeran konsultan proyek harus dilihat karena merekalah yang melakukan pengawasan terhadap proyek ini,β tambahnya. Di tempat yang sama, PPK Satker Dinas Pertanian Provinsi Maluku TP, Fahmi M. Yusuf mengatakan adanya pendampingan yang dilakukan TP4D ini membuat pihaknya merasa tenang karena proyek yang menjadi tanggung jawabnya dikawal sejak awal oleh TP4D.
βAdanya kerjasama dengan TP4D ini membuat kita merasa tenang karena proyek dikawal oleh pihak yang berwenang hingga akhirnya pekerjaan bisa selesai sesuai kontrak,β katanya. Fahmi juga menuturkan, tujuan dialokasikan dana untuk Pembangunan Pagar di UPTD Moa karena lokasi ini dijadikan sebagai sarana pembibitan ternak Kerbau Moa dimana UPTD nantinya menyediakan bibit kerbau yang berkualitas untuk diserahkan ke masyarakat. βSementara untuk instalasi air tujuannya untuk menyediakan kebutuhan air untuk kerbau dan hijauan makan ternak.
Jadi air ini bukan hanya untuk minum namun juga untuk kubangan,β tandasnya. Diharapkan, tahun depan Pempus melalui Kementerian Pertanian dapat mengalokasikan anggaran untuk penuntasan pagar UPTD Moa tersebut karena total luasan sekitar 4.000-an meter. βSaat ini kita sementara usulkan agar tahun 2019 dilanjutkan penyelesaianna karena total luasannya sekitar 4.000-an meter,β harap Fahmi.(AT)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
3 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Asegaf : Pelni Cabang Ambon Gelar Program Padat Karya Di Pelabuhan Yosudarso
Dua Tokoh Penakluk Korupsi KKT Apresiasi Kerja Kajari GS dan Tim
Kemenperin Gelar Rakornas di Ambon
5 Tempat Makan di Bekasi yang Bikin Kantong Tetap Tebal tapi Lidah Bahagia
Tethool Minta Asosiasi Pedagang Pasar Mardika di Bubarkan