Sirekap Pileg & Pilpres Bermasalah, DPRD Maluku Bakal RDP dengan KPU-Bawaslu
Ini setelah sejumlah calon Presiden, DPD RI, DPR RI, dan DPRD Provinsi serta kabupaten/kota diuntungkan dan dirugikan dalam penginputan suara di Sirekap, akibatnya salah satu anggota DPD RI, Nono Sampon komplain, karena merasa dirugikan. Untuk itu, Wakil Ketua Komisi DPRD Provinsi Maluku, Jantje Wenno mengaku, meski pesta demokrasi kita lima tahunan itu berlangsung aman dan lancar, namun ada beberapa catatan kritis yang harus disikapi dengan penyelenggara pemilu. βhemat saya sebagai pimpinan komisi I yang juga bermitra dengan KPU dan Bawaslu Maluku, memang kita amati pelaksanaan Pileg dan Pilpres berlangsung aman,βUngkap Wenno, kepada para awak media, Rabu (21/2/2024).
Salah satunya, menurut politisi Parta Perindo itu, partisipasi pemilih lemah atau menurun. Tak hanya itu, lanjut Wakil Rakyat dari daerah pemilihan Kota Ambon itu, persoalan yang terjadi, yakni penginputan perolehan suara di Sirekap. βJadi memang proses penghitungan persoalannya ada di Sirekap.
Jadi perhitungan real count ke Sirekap yang menjadi problem,βterangnya. Dia kemudian mencontohkan, video yang beredar di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, bahwa ada caleg yang meraih 800 suara di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS). βKami sangat mendukung langkah yang dilakukan Pak Nono Sampono, yang minta KPU hentikan Sirekap sepanjang dibenahi dan hitung manual.
Kita mesti berpatokan perolehan suara dari C1 plano. Ini penting untuk mengantisipasi pada momentum Pilkada serentak November 2024 mendatang. Persoalan Pileg jangan terkadi di Plkada,βingat Wenno yang juga kandidat Walikota Ambon.
Soal, pihaknya mengundang KPU dan Bawaslu, untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP), dia mengaku.βTeman-teman Komisi I kembali dari Dapil, kami undang KPU dan Bawaslu evaluasi agar tidak terjadi hal-hal seperti yang terjadi dan mengganggu stabilitas keamanan,βtegasnya. Tak hanya itu, soal rekomendasi Bawaslu terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU), dia mengaku, jika terjadi pelanggaran Terstruktur Sistimatis dan Masif (TSM), rekomendasi Bawaslu mesti dilakukan KPU.β Kita ingin hasil Pileg betul-betul demokratis. Kita berharap KPU ikuti rekomendasi Bawaslu,βpungkasnya (AT/y )
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Gubernur Maluku Dorong PTMSI Fokus Pembinaan Atlet Muda dan Perkuat Prestasi Tenis Meja
1 week ago
Gubernur Maluku Jajaki Kemitraan Strategis dengan ASDP, Perkuat Konektivitas Laut Antar Pulau
1 week ago
Jemput Solusi di Kemendagri, Gubernur Maluku Pastikan Sengketa Tapal Batas Malteng-SBB Temukan Titik Terang
1 week ago
Peringati Hari Anak Nasional Ke-42, Pemprov Maluku Dukung Gerakan Nasional RANA
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
Ketua AMPG Maluku Faisal Hayoto; SAFITRI-HEMFRI Akan Meraih 63 persen di Pilkada Bursel
Dana KB Rp1,9 M Diterjang Badai Kekuasaan, DPRD Bursel Ancam Proses Hukum Kadis dan Bendahara
Umat Islam dan Kristen di Bursel Sambut Uskup Amboina
Pasca PPKM, Bulog Siapkan 1.200 Ton Beras
Jelang Nataru, BPOM Ambon Temukan 17 Fasilitas Tidak Memenuhi Ketentuan