Tokoh Masyarakat Wali Papua: Permintaan Pemeriksaan Lukas Enembe di Tempat Terbuka, Tidak Manusiawi
Jayapura, ambontoday. com - Tokoh Masyarakat Wali Papua, Buce Wali mengatakan permintaan pihak keluarga yang menginginkan Lukas Enembe diperiksa di lapangan terbuka oleh KPK, merupakan suatu hal yang tidak manusiawi. Kasus korupsi tidak bisa diselesaikan secara adat melainkan harus diselesaikan secara hukum negara.
Hal tersebut disampaikan Buce Wali saat ditemui di Sentani Jayapura Papua.
Masyarakat meminta kepada Lukas Enembe untuk tidak bersembunyi dibalik "pagar hidup" masyarakat Papua, kata Buce Wali. "Lukas Enembe harus berani bertanggung jawab dan menerima segala risiko serta tidak mengorbankan masyarakat Papua", ungkap Buce. Menurut tokoh masyarakat Wali Papua itu, Lukas Enembe harus memberikan informasi secara transparan kepada KPK agar kasusnya segera terselesaikan.
Sementara itu, terkait isu pengangkatan Lukas Enembe sebagai Kepala suku besar Papua, pihaknya menolak dan seluruh masyarakat pasti tidak akan menerima keputusan tersebut, ucap Buce. "Di Papua semua kabupaten mempunyai kepala suku besar masing-masing dan untuk kepala suku besar Papua harus dibicarakan oleh seluruh masyarakat Papua", tutur Buce Wali. "Masyarakat yang menjaga Lukas Enembe harus mau membuka diri dan membiarkan proses hukum dilakukan oleh pemerintah", tutup tokoh masyarakat Wali itu. (AT/rakusa)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Konflik antar umat beragama, Tidak Bermuara ke Konflik Agama
Petrus Fatlolon Mengakui Tak Ada Uang Mengalir ke-Lembaga DPRD KKT
Di Tengah Pandemi,Investasi Di Maluku Terus Meningkat
PKS Nilai Kenaikan Harga BBM Tidak Berpihak pada Rakyat
Antrean Panjang di SPBU, Tanimbar Darurat BBM