BPBL Ambon Lampaui Terget Capaian Kinerja 2024 di Bulan November

Spread the love

Ambontoday.com, Ambon.- Balai Perikana Budidaya Laut (BPBL) Ambon terhitung sampai akhir November 2024 telah mampu mencapai target program kerja tahun 2024 melampaui seratus persen.

Sebagai bagian dari komitmen mendukung pengembangan sektor perikanan budidaya, Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon dibawah pimpinan Sarwono, S. ST. Pi, telah mencapai sejumlah target penting dalam Program Prioritas sepanjang tahun 2024. Berikut adalah capaian kinerja BPBL Ambon hingga bulan November:
Capaian PNBP:

Realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp. 952.621.022,- atau 98,37% dari target yang telah ditentukan.

Bantuan Sarana Kebun Bibit Rumput Laut (KBRL): Tercapai sebanyak 38 Paket, sesuai dengan 100% target.

Bantuan Benih Ikan Hias Laut:
Total bantuan sebanyak 7.800 ekor, melampaui target dengan capaian 156%.

Info Grafis

Bantuan Prasarana dan Sarana Bioflok:
Tercapai sebanyak 48 Paket, sesuai dengan 100% target.

Pengujian Sampel Laboratorium:
Telah dilakukan pengujian sebanyak 1.876 Paket, mencapai 250% target.

Diseminasi Teknologi Pembesaran Ikan:
Mengedukasi sebanyak 440 orang, mencapai 110% target.

Bantuan Benih Ikan Laut Konsumsi:
Sebanyak 541.900 ekor, mencapai 100,17% target.

Bantuan Bibit Rumput Laut:
Disalurkan sebanyak 7.100 kg, sesuai dengan 100% target.

Bantuan Calon Induk Ikan Laut:
Sebanyak 30 ekor, melampaui target dengan capaian 150%.

Produksi Calon Induk Unggul:
Sebanyak 4.146 ekor, mencapai 101% target.

Pengujian Sampel AMR (Antimicrobial Resistance): Telah dilakukan pengujian sebanyak 55 sampel, mencapai 108% target.

Prasarana Perbenihan yang Direhabilitasi:
Sebanyak 1 paket, sesuai dengan 100% target.

Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM):
Berdasarkan Survei Kepuasan Masyarakat pada Triwulan III Tahun 2024, BPBL Ambon memperoleh Nilai IKM sebesar 96,86 dengan Predikat SANGAT BAIK.

Melalui pencapaian ini, BPBL Ambon terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, mendukung pemberdayaan pembudidaya, dan mempercepat pembangunan sektor perikanan yang berkelanjutan.

Baca Juga  Berikut adalah versi berita serimonial dari rilis tersebut, dengan judul yang menarik: --- Pemkot Ambon Tegaskan Komitmen Penataan Pasar Batu Merah: Tidak Sekadar Menertibkan, Tapi Juga Mencarikan Solusi AMBON, 25 Juni 2025 — Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menegaskan bahwa penataan Pasar Batu Merah merupakan bagian dari komitmen serius dalam 17 Program Prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, khususnya pada prioritas ke-4. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemkot Ambon, Ronald Lekransy, Rabu (25/6), dalam keterangan resminya kepada awak media. Lekransy menjelaskan bahwa kebijakan terkait Pasar Batu Merah telah melalui kajian yang matang dan komprehensif, dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kebutuhan masyarakat, strategi penanganan, hingga dampak sosial dan ekonomi yang mungkin timbul. > “Penataan Pasar Batu Merah bukan keputusan yang diambil secara sepihak atau terburu-buru. Ini bagian dari strategi besar Pemerintah Kota dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya. Wali Kota Ambon, Bodewin Watimena, lanjut Lekransy, secara konsisten menekankan bahwa penataan pasar harus tetap berpihak kepada rakyat, terutama para pedagang kecil. Maka dari itu, dalam proses penertiban ini, pemerintah juga memikirkan solusi jangka panjang dan alternatif tempat yang layak bagi para pedagang. > “Tidak mungkin pemerintah mematikan ekonomi masyarakat. Kita tertibkan, tapi juga harus beri solusi. Ini soal keberlangsungan hidup para pedagang,” ujar Lekransy. Ia menambahkan, Pasar Batu Merah telah eksis sejak lama dan berkembang secara alami bersama dinamika kawasan Batu Merah. Oleh karena itu, upaya penataan tidak bisa dilakukan secara instan atau represif, melainkan secara bertahap dan terukur. Saat ini, Pemkot Ambon mengambil langkah penataan, bukan penertiban dalam arti sempit. Pedagang dilarang menempati badan jalan, namun sementara waktu diberi ruang di trotoar hingga pembangunan pasar dan solusi permanen disiapkan. Lekransy juga meluruskan pernyataan yang sempat beredar di media sosial dan beberapa media lokal, terkait tudingan bahwa Wali Kota Ambon kurang berani dalam menangani persoalan Pasar Batu Merah. > “Ini bukan soal nyali. Pemerintah punya strategi. Penanganan pasar ini mempertimbangkan aspek sosial untuk menghindari konflik, aspek ekonomi agar ekonomi tetap tumbuh, dan aspek keadilan agar semua warga merasa diperlakukan setara,” katanya. Ia menegaskan bahwa Pemkot terbuka terhadap kritik dan masukan, namun mengimbau agar penyampaian di ruang publik tetap menjaga nilai-nilai budaya ketimuran dan mengedukasi masyarakat secara positif. Sebagai penutup, Lekransy berharap seluruh pihak, termasuk DPRD, bisa bekerja sama dalam semangat kolaborasi untuk menciptakan solusi terbaik bagi masyarakat Kota Ambon. > “Kami berharap penataan pasar ini tidak hanya menjadi solusi sesaat, tapi menjadi langkah berkelanjutan menuju kota yang lebih tertib, adil, dan sejahtera,” tutupnya. --- Jika Anda menginginkan versi cetak, infografis, atau teks untuk media sosial juga, saya bisa bantu menyusunnya.

Informasi lengkap dan detil dari capaian ini akan terus diperbarui BPBL Ambon untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas kinerja BPBL Ambon. (AT008)