DPRD Minta Pasar Murah Naratu Tepat Sasaran , Komisi II Dorong Pemkot Ambon Percepat Persiapan

Spread the love

Ambon today.com_Ambon – Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, DPRD Kota Ambon menegaskan pentingnya pelaksanaan pasar murah yang benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Hal ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD Ambon, Christianto Laturiuw, dalam wawancara via telepon, Senin (24/11/2025).

Laturiuw mengungkapkan bahwa program pasar murah sudah masuk dalam agenda pemerintah kota, namun pelaksanaannya masih menunggu persetujuan Wali Kota karena masih dalam tahap pengajuan rancangan oleh dinas terkait.

“Teman-teman di dinas sudah ajukan format kegiatan ke Wali Kota. Masih menunggu keputusan soal lokasi, waktu pelaksanaan, dan jenis komoditas yang akan dijual,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa koordinasi antara dinas, pemerintah kota, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) harus diperkuat sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi kenaikan harga menjelang hari raya.

Komisi II sendiri, kata Laturiuw, belum dapat menggelar rapat lanjutan karena padatnya agenda DPRD, termasuk pembahasan APBD. Namun pihaknya tetap mendorong agar pemerintah kota segera mengambil langkah konkret.

“Dewan ingin pastikan pasar murah ini tidak hanya formalitas atau untuk kelompok tertentu. Kita minta pelaksanaan benar-benar menyasar warga yang membutuhkan, bukan hanya seremonial,” tegasnya.

Ia juga menyoroti keterbatasan kupon pasar murah yang selama ini tidak bisa menjangkau seluruh warga, sehingga perlu penentuan sasaran yang lebih matang.

Laturiuw menambahkan bahwa faktor keterbatasan keuangan daerah menjadi salah satu kendala, namun Komisi II telah memberi masukan dalam rapat-rapat sebelumnya agar kebijakan pengendalian harga tetap menjadi prioritas.

“Meski APBD terbatas, pemerintah harus mencari solusi terbaik. Masyarakat menunggu langkah nyata menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.( o.l )

Baca Juga  " Semangat Pramuka di Tengah Hujan: Ambon Perkuat Ketahanan Bangsa Lewat Kolaborasi"

Berita Terkini