Kabar Baik,Beasiswa DJITU dan BESTARI YKK Segera di Luncurkan Ke UNLESA di 2027

Share Kesemua teman anda....!

Jakarta,Ambontoday.com;- Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA) terus memperkuat jejaring kerja sama untuk mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa. Hal tersebut diwujudkan melalui audiensi antara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNLESA, Piter Titirloloby, S.Pd., M.Pd., bersama Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Hukum dan Komunikasi Publik, Dr. Edoardus Koisin, S.Sos., M.AP., dengan Yayasan Khouw Kalbe (YKK) di ruang meeting YKK,Jakarta,20/05/26

Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi dalam mendukung program beasiswa DJITU dan BESTARI bagi mahasiswa UNLESA, khususnya mahasiswa perempuan yang berasal dari keluarga kurang mampu namun memiliki prestasi akademik yang baik.

Dalam diskusi itu, pihak UNLESA menjelaskan bahwa sebagian besar mahasiswa yang diusulkan berasal dari kelompok masyarakat desil 1, 2, dan 3 berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa banyak mahasiswa di wilayah Kepulauan Tanimbar masih menghadapi tantangan ekonomi dalam menyelesaikan pendidikan tinggi.

Komunikasi kemitraan antara UNLESA dan Yayasan Khouw Kalbe sendiri telah dibangun oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNLESA sejak tahun 2023 sebagai bagian dari upaya memperluas akses beasiswa dan pengembangan kapasitas mahasiswa di UNLESA.

Yayasan Khouw Kalbe dikenal sebagai lembaga yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan sumber daya manusia Indonesia melalui berbagai program pendidikan, kepemimpinan, dan pemberdayaan generasi muda. Melalui program DJITU dan BESTARI, yayasan tersebut tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga melakukan pendampingan pengembangan kapasitas mahasiswa melalui pelatihan soft skill dan hard skill.

Program-program tersebut mencakup penguatan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, public speaking, pengembangan karakter, literasi digital, kemampuan teknologi, pengembangan kewirausahaan, hingga peningkatan kompetensi profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan daerah.

Baca Juga  Diduga Ada Penyelewengan BLT, GMNI Bursel Demo DPRD

Dalam kaitannya dengan mahasiswa UNLESA, program tersebut dinilai sangat strategis karena tidak hanya membantu mahasiswa bertahan dalam proses perkuliahan, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi sumber daya manusia yang kompeten dan siap berkontribusi bagi daerah asalnya.

Selain program pengembangan diri, beasiswa Yayasan Khouw Kalbe juga memberikan dukungan biaya pendidikan dan biaya penunjang studi bagi mahasiswa penerima manfaat. Program beasiswa tersebut diketahui memberikan bantuan pembiayaan pendidikan dengan nominal jutaan rupiah per semester yang disertai pembinaan berkala dan penguatan kapasitas mahasiswa penerima beasiswa.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNLESA, Piter Titirloloby, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa keberadaan program beasiswa dan pembinaan kapasitas mahasiswa menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa di Kepulauan Tanimbar memiliki potensi besar, namun masih membutuhkan dukungan akses pendidikan, penguatan keterampilan, dan jejaring pengembangan diri agar mampu bersaing secara nasional.

Sebagai langkah tindak lanjut, Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNLESA juga akan membentuk pusat prestasi mahasiswa yang secara khusus berfokus pada pembinaan dan persiapan mahasiswa untuk mengikuti seleksi Beasiswa BESTARI dan DJITU tahun 2027.

Pusat prestasi tersebut nantinya akan melakukan pendampingan administrasi, pembinaan kemampuan akademik, penguatan kepemimpinan, peningkatan kemampuan komunikasi, pelatihan wawancara, hingga pengembangan portofolio mahasiswa agar mampu bersaing dalam proses seleksi beasiswa tingkat nasional.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Hukum dan Komunikasi Publik UNLESA, Dr. Edoardus Koisin, S.Sos., M.AP., menegaskan bahwa investasi di bidang pendidikan merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda Tanimbar menghadapi perubahan sosial dan ekonomi di masa depan.

Dr. Edo menyampaikan bahwa Kabupaten Kepulauan Tanimbar nantinya akan diperhadapkan dengan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) INPEX Blok Masela yang tentu membutuhkan sumber daya manusia lokal yang berkualitas dan siap bersaing.

Baca Juga  Fraksi Demokrat Usulkan Pemkot Ambon Buka Lokasi Vaksin di Lima Kecamatan

“Mahasiswa perlu mendapat perhatian bersama karena mereka merupakan generasi penerus daerah. Dukungan pendidikan melalui beasiswa dan penguatan kapasitas diri akan membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak daerah untuk berkembang dan berkontribusi bagi Tanimbar di masa depan,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, pihak Yayasan Khouw Kalbe yang akrab disapa Ibu Nety menyambut dan menyepakati untuk  kerjasama dalam Perjanjian Kerjasama Beasiswa DJITU,BESTARI dan program pemberdayaan soft skill dan hard skill yang di UNLESA. Pihak YKK juga menyepakati rencana kerja sama program Beasiswa BESTARI dan DJITU bagi mahasiswa UNLESA mulai tahun 2027, khususnya bagi mahasiswa semester 2 yang memenuhi persyaratan program.

Selain dukungan beasiswa, pihak YKK juga menyampaikan kesiapan untuk membantu mengkomunikasikan dan menjembatani lulusan UNLESA dengan berbagai mitra dunia industri yang bekerja sama dengan Yayasan Khouw Kalbe. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka akses magang, pelatihan, hingga peluang kerja bagi lulusan UNLESA di masa mendatang.

Program tersebut menjadi peluang strategis bagi mahasiswa dan alumni UNLESA untuk memperoleh pengalaman, penguatan kompetensi, serta koneksi dengan dunia industri sebagai bagian dari persiapan menghadapi kebutuhan tenaga kerja pada era pembangunan dan industrialisasi di wilayah timur Indonesia.

Kesepakatan awal tersebut menjadi kabar baik bagi mahasiswa UNLESA karena membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh dukungan pendidikan sekaligus penguatan kapasitas diri melalui berbagai program pembinaan yang disiapkan Yayasan Khouw Kalbe.

UNLESA berharap audiensi tersebut dapat menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat sinergi bersama Yayasan Khouw Kalbe guna memperluas akses beasiswa, pengembangan keterampilan mahasiswa, serta peningkatan kualitas pendidikan generasi muda di Indonesia Timur, khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,(AT/19)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkini