
Latepost, Jakarta, Ambontoday.com_ Universitas Lelemuku Saumlaki terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan mahasiswa melalui penjajakan pengusulan proposal bantuan bus kampus bagi mahasiswa UNLESA. Pengusulan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan sarana transportasi pendidikan yang layak, aman, dan terjangkau guna menunjang aktivitas akademik mahasiswa di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jakarta, 11/05/26.
Pertemuan dan komunikasi intensif terkait pengusulan bantuan bus kampus tersebut dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNLESA, Piter Titirloloby. Dalam pertemuan tersebut, pihak UNLESA menyampaikan proposal bantuan bus kampus secara langsung kepada pihak Kementerian Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementrian Perhubungan guna memperkuat kebutuhan fasilitas transportasi mahasiswa UNLESA.
Pihak Kementrian telah menerima usulan proposal dan menyambut baik usulan tersebut dan telah diberikan Akses komunikasi lanjutan bersama PIC nya.
Keberadaan bus kampus menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi mahasiswa, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi lemah serta mahasiswa yang berdomisili cukup jauh dari lingkungan kampus. Menurutnya, biaya transportasi harian masih menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan,Jelas Piter
“Bantuan bus kampus sangat penting untuk membantu meringankan beban ekonomi mahasiswa dan orang tua, terutama dalam biaya transportasi menuju kampus. Dengan adanya fasilitas transportasi yang memadai, mahasiswa dapat lebih fokus mengikuti proses perkuliahan dan pengembangan akademik tanpa terkendala biaya perjalanan,”
Ia juga menambahkan bahwa nantinya penggunaan bus kampus akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk menunjang kebutuhan mahasiswa dari berbagai aspek, baik ekonomi, akademik, maupun mobilitas kegiatan kemahasiswaan. Kehadiran bus kampus diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan, aksesibilitas mahasiswa menuju kampus, serta menciptakan sistem pelayanan pendidikan yang lebih efektif dan terintegrasi di lingkungan UNLESA.
Menurut Piter, bantuan bus kampus nantinya akan dimanfaatkan mahasiswa UNLESA untuk menunjang kebutuhan akses transportasi menuju kampus serta mendukung berbagai kegiatan lapangan mahasiswa, seperti praktik perkuliahan, pengabdian kepada masyarakat, penelitian, kegiatan organisasi kemahasiswaan, hingga aktivitas akademik lainnya di luar kampus.
Melalui pengusulan bantuan bus kampus tersebut, UNLESA berharap dapat memperkuat akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan merata bagi seluruh mahasiswa, khususnya mahasiswa dari daerah terpencil dan keluarga kurang mampu. Fasilitas transportasi kampus juga diharapkan menjadi bagian dari penguatan pelayanan akademik dan pengembangan kualitas SDM unggul di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. (AT/19)




















