PJ. Walikota Ambon Menghadiri Peresmian Kantor Baru PT Pelayaran Dharma Indah

Spread the love

Ambontoday.Com, Ambon – PJ. Walikota kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena , hadir dalam acara peresmian kantor baru PT Pelayaran Dharma Indah cabang Ambon yang diselenggarakan bertempat di depan greja HOK IM TONG , kota Ambon , sabtu ( 20/1/2024 ).

Turut hadir dalam peresmian PT. pelayaran Dharma Indah yaitu direktur PT pelayaran Dharma Indah Jhoni De Queljoe ( siong ) , penasehat PT pelayaran Dharma Indah Irjen Pol ( Pur ) Baharuddin DJafar , kapolresta pulau Ambon dan pulau-pulau lease Kombes pol Driyano Andri Ibrahim , Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI (Mar ) said Latuconsina M.M .. M.Tr Opsla , para pimpinan Bank cabang Ambon serta para pimpinan instansi vertikal lainnya .

Pada kesempatan tersebut direktur PT pelayaran Dharma Indah Ambon jhoni de queljoe , menyampaikan bahagia dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh semua pihak.

Ia menjelaskan bahwa peresmian kantor baru ini merupakan hasil dari kerja keras dan partisipasi semua orang yang terlibat.

“Sebagai pemilik perusahan saya mengajak seluruh karyawan dan ABK kapal untuk bekerja secara optimal dan profesional demi melayani masyarakat Maluku dengan lebih baik,” Ucap jhoni

Diwaktu dan tempat yang bersamaan penasehat PT pelayaran dharma indah irjen pol ( pur ) Baharudin Djafar , dalam sambutan juga menyampaikan , dengan adanya kantor baru yang memiliki desain artistik ini , diharapkan semangat kerja seluruh karyawan dan mitra dapat meningkat , dan semua pihak mendapatkan manfaat dari kehadiran kantor baru ini .

“Diharapkan dengan adanya dukungan dari para pejabat dan masyarakat , kantor baru PT pelayaran dharma indah ini dapat memberikan kontribusi yang lebih baik bagi masyarakat dan lebih meningkatkan semangat kerja seluruh karyawan,” ungkap Baharudin.

Sedangkan dikesempatan yang sama PJ walikota Ambon , Bodewin Wattimena dalam sambutannya juga mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan kantor baru PT dharma indah ini , yang merupakan upaya mempersatukan pulau-pulau yang terpisah di wilayah Maluku.

Baca Juga  Berikut adalah versi berita serimonial dari rilis tersebut, dengan judul yang menarik: --- Pemkot Ambon Tegaskan Komitmen Penataan Pasar Batu Merah: Tidak Sekadar Menertibkan, Tapi Juga Mencarikan Solusi AMBON, 25 Juni 2025 — Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menegaskan bahwa penataan Pasar Batu Merah merupakan bagian dari komitmen serius dalam 17 Program Prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, khususnya pada prioritas ke-4. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemkot Ambon, Ronald Lekransy, Rabu (25/6), dalam keterangan resminya kepada awak media. Lekransy menjelaskan bahwa kebijakan terkait Pasar Batu Merah telah melalui kajian yang matang dan komprehensif, dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kebutuhan masyarakat, strategi penanganan, hingga dampak sosial dan ekonomi yang mungkin timbul. > “Penataan Pasar Batu Merah bukan keputusan yang diambil secara sepihak atau terburu-buru. Ini bagian dari strategi besar Pemerintah Kota dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya. Wali Kota Ambon, Bodewin Watimena, lanjut Lekransy, secara konsisten menekankan bahwa penataan pasar harus tetap berpihak kepada rakyat, terutama para pedagang kecil. Maka dari itu, dalam proses penertiban ini, pemerintah juga memikirkan solusi jangka panjang dan alternatif tempat yang layak bagi para pedagang. > “Tidak mungkin pemerintah mematikan ekonomi masyarakat. Kita tertibkan, tapi juga harus beri solusi. Ini soal keberlangsungan hidup para pedagang,” ujar Lekransy. Ia menambahkan, Pasar Batu Merah telah eksis sejak lama dan berkembang secara alami bersama dinamika kawasan Batu Merah. Oleh karena itu, upaya penataan tidak bisa dilakukan secara instan atau represif, melainkan secara bertahap dan terukur. Saat ini, Pemkot Ambon mengambil langkah penataan, bukan penertiban dalam arti sempit. Pedagang dilarang menempati badan jalan, namun sementara waktu diberi ruang di trotoar hingga pembangunan pasar dan solusi permanen disiapkan. Lekransy juga meluruskan pernyataan yang sempat beredar di media sosial dan beberapa media lokal, terkait tudingan bahwa Wali Kota Ambon kurang berani dalam menangani persoalan Pasar Batu Merah. > “Ini bukan soal nyali. Pemerintah punya strategi. Penanganan pasar ini mempertimbangkan aspek sosial untuk menghindari konflik, aspek ekonomi agar ekonomi tetap tumbuh, dan aspek keadilan agar semua warga merasa diperlakukan setara,” katanya. Ia menegaskan bahwa Pemkot terbuka terhadap kritik dan masukan, namun mengimbau agar penyampaian di ruang publik tetap menjaga nilai-nilai budaya ketimuran dan mengedukasi masyarakat secara positif. Sebagai penutup, Lekransy berharap seluruh pihak, termasuk DPRD, bisa bekerja sama dalam semangat kolaborasi untuk menciptakan solusi terbaik bagi masyarakat Kota Ambon. > “Kami berharap penataan pasar ini tidak hanya menjadi solusi sesaat, tapi menjadi langkah berkelanjutan menuju kota yang lebih tertib, adil, dan sejahtera,” tutupnya. --- Jika Anda menginginkan versi cetak, infografis, atau teks untuk media sosial juga, saya bisa bantu menyusunnya.

Bodewin mengakui bahwa transportasi laut merupakan sarana utama yang menghubungkan pulau-pulau tersebut , dan PT dharma indah telah berperan penting dalam menyediakan layanan transportasi yang handal selama kurang lebih 27 tahun.

“Saya memberikan apresiasi kepada PT pelayaran dharma indah atas rekrutmen karyawan – karyawati dari anak-anak Maluku , yang dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran di daerah ini,” Ucap bodewin.

“Saya berharap kantor baru ini akan memberikan kenyamanan dan meningkatkan pelayanan kepada seluruh karyawan dan juga memberikan berkah bagi masyarakat kota ambon,” Pungkas bodewin. (At008)

Berita Terkini