UNLESA Audiensi dengan Dirjen PPAPT Kemendiktisaintek Bahas Beasiswa ADIK dan KIP Kuliah

Share Kesemua teman anda....!

 

Jakarta,Ambontoday.com_Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA) Piter Titirloloby,S.Pd.,M.Pd bersama Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Hukum dan Komunikasi Publik Dr. Edoardus Koisin,S.Sos.,M.AP melakukan audiensi bersama Dirjen PPAPT Kemendiktisaintek Prof. Dr. Eng. Endro Mihradi di Jakarta, Senin (19/05/2026).

Pertemuan tersebut membahas berbagai program dukungan pendidikan tinggi, khususnya terkait Beasiswa ADIK dan KIP Kuliah bagi mahasiswa UNLESA di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dalam audiensi tersebut, Piter Titirloloby memaparkan kondisi mahasiswa UNLESA yang sebagian besar berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi dan masuk dalam kategori desil 1, 2, dan 3 pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Menurutnya, kehadiran program KIP Kuliah sangat membantu keberlanjutan studi mahasiswa, terutama bagi mereka yang memiliki prestasi akademik namun terkendala biaya pendidikan.

“Kami mendapatkan kuota KIP Kuliah setiap tahun, tetapi belum bisa memberikan solusi secara totalitas bagi mahasiswa terkait biaya kuliah dan kebutuhan pendidikan lainnya. Karena itu, UNLESA terus membuka jejaring bersama berbagai mitra penyalur beasiswa untuk membantu mahasiswa agar dapat menyelesaikan studi dengan baik,” ujar Piter.

Piter bersama Dr. Edoardus Koisin juga memaparkan secara langsung kondisi riil mahasiswa serta mekanisme proses seleksi KIP Kuliah di UNLESA yang mengedepankan ketepatan seleksi hingga penetapan calon penerima. Proses tersebut dilakukan secara bertahap melalui verifikasi administrasi, pengecekan data ekonomi keluarga, penyesuaian dengan DTKS, hingga penilaian akademik dan kondisi sosial mahasiswa agar bantuan tepat sasaran bagi mahasiswa yang benar-benar membutuhkan.

Sebagai wujud komitmen dalam pengawasan dan pemanfaatan program bantuan pendidikan, Piter juga menyampaikan bahwa UNLESA secara rutin mengadakan pertemuan langsung bersama orang tua mahasiswa penerima KIP Kuliah pada setiap semester ganjil. Pertemuan tersebut dilakukan sebagai bagian dari verifikasi kondisi ekonomi keluarga mahasiswa sekaligus memberikan penjelasan terkait pemanfaatan dana beasiswa KIP Kuliah agar digunakan secara tepat untuk menunjang kebutuhan pendidikan mahasiswa.

Baca Juga  TADEX, Tanah Air Digital Exchange untuk Kedaulatan Digital Indonesia

Dalam pembahasan tersebut, pihak Dirjen PPAPT juga menyampaikan bahwa program Beasiswa ADIK dapat diakses oleh UNLESA, namun terdapat sejumlah syarat teknis dan mekanisme administrasi yang perlu dipenuhi oleh perguruan tinggi sesuai ketentuan program yang berlaku.

 

Pada kesempatan itu, pihak UNLESA juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XII yang selama ini melakukan pendampingan secara baik terhadap proses pelaksanaan dan pengelolaan KIP Kuliah di lingkungan UNLESA.

Selain itu, UNLESA turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Program KIP Kuliah yang dinilai sangat membantu orang tua mahasiswa dan mahasiswa dalam menopang keberlanjutan proses studi di perguruan tinggi, khususnya bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Selain itu, pihak UNLESA menjelaskan bahwa sebagian besar mahasiswa berasal dari daerah terpencil di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan keterbatasan akses ekonomi, namun memiliki motivasi dan prestasi yang baik untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Sementara itu, Dr. Edoardus Koisin menegaskan bahwa mahasiswa sebagai generasi muda perlu mendapatkan perhatian serius dari seluruh elemen bangsa, baik pemerintah, dunia usaha maupun lembaga mitra pendidikan.

Menurutnya, Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam beberapa tahun ke depan akan diperhadapkan dengan perkembangan strategis nasional melalui proyek PSN INPEX Blok Masela sehingga kesiapan sumber daya manusia lokal menjadi sangat penting.

“Mahasiswa hari ini adalah generasi yang nantinya akan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, akses pendidikan dan dukungan beasiswa harus diperkuat agar putra-putri Tanimbar mampu bersaing dan mengambil peran strategis dalam menghadapi perkembangan daerah ke depan,” ungkap Dr. Edo.

Pada kesempatan tersebut, Dirjen PPAPT Kemendiktisaintek, Prof. Dr. Eng. Endro Mihradi, menyambut baik kunjungan kedua wakil rektor UNLESA dan mengapresiasi komitmen kampus dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi mahasiswa.

Baca Juga  Kasus Positif Covid 19 Terus Naik, Capai 12.153 Orang

Beliau juga mengarahkan agar pihak UNLESA dapat terus berproses dalam pengajuan permohonan KIP Kuliah Tahun 2026 sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku di lingkungan Kemendiktisaintek. Menurutnya, usulan dan kebutuhan yang disampaikan UNLESA akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses evaluasi program bantuan pendidikan ke depan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Tim KIP Kuliah Direktorat PPAPT Kemendiktisaintek bersama Kepala Bidang PPAPT yang ikut mendengarkan pemaparan terkait kondisi mahasiswa UNLESA serta mekanisme seleksi dan pengelolaan program KIP Kuliah di lingkungan kampus.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, sekaligus menjadi bagian dari upaya UNLESA memperkuat jejaring kemitraan strategis guna mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa, khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,(AT/19)

Tinggalkan Balasan