
Latepost,Jakarta,Ambontoday.com_Upaya memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa di kawasan timur Indonesia terus dilakukan Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA). Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kunjungan resmi pimpinan Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS) dan jajaran pimpinan UNLESA, Kamis,08/05/26.
Dalam kunjungan tersebut, Rektor UNLESA bersama Ketua YPT-RLS serta Wakil Rektor Bidang kemahasiswaan dan Alumni melakukan pertemuan langsung dengan pimpinan program Vandeventer Maas Indonesia (VDMI), Ibu Parce, yang akrab disapa demikian oleh jajaran pengelola dan mitra pendidikan. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi dalam membangun akses pendidikan bagi mahasiswa dari kawasan timur Indonesia.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk membangun komunikasi dan penjajakan kerja sama dalam bidang pendidikan, khususnya terkait peluang program beasiswa Vandeventer Maas Indonesia bagi mahasiswa UNLESA.
Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak membahas berbagai peluang pengembangan mahasiswa, mulai dari dukungan pembiayaan pendidikan, pelatihan kepemimpinan, penguatan karakter, hingga peningkatan kompetensi generasi muda agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNLESA, Piter Titirloloby, menjelaskan bahwa komunikasi terkait peluang program beasiswa VDMI telah diikuti dari 2022-2026 dengan skema Non Partner namun kunjungan ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan kerjasama kemitraan.
Program beasiswa seperti VDMI sangat penting bagi mahasiswa di kawasan timur Indonesia, khususnya mereka yang memiliki potensi akademik dan kemampuan organisasi yang baik, namun menghadapi keterbatasan ekonomi dalam melanjutkan pendidikan tinggi,Jelas Rektor UNLESA.

“Mahasiswa di daerah 3T memiliki semangat belajar dan potensi yang besar. Karena itu, kampus terus membangun jaringan kerja sama agar mereka memperoleh kesempatan yang sama dalam mengembangkan diri dan meraih masa depan yang lebih baik,” jelas,Ketua YPT-RLS.
Kehadiran pimpinan yayasan dan universitas menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kualitas pendidikan tinggi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan kawasan timur Indonesia secara umum.
Pihak Vandeventer Maas Indonesia memberikan apresiasi terhadap sejumlah penerima beasiswa dan peserta program pengembangan yang telah menunjukkan capaian positif. Salah satunya adalah penerima beasiswa angkatan 2022, Johana Pattipeilohy, yang dinilai berhasil menyelesaikan studi tepat waktu dengan hasil yang baik.
Selain itu, VDMI juga memberikan perhatian khusus kepada Raul Daniel Marian yang aktif dalam kegiatan capacity building pada tahun 2024. Pihak VDMI menyampaikan apresiasi atas keaktifan dan potensi yang dimiliki. “Raul itu aktif dan punya potensi yang besar, kami senang dengan potensinya,” demikian disampaikan dalam forum pertemuan tersebut. Apresiasi ini menjadi bukti bahwa program beasiswa tidak hanya berfokus pada dukungan finansial, tetapi juga pada pembinaan karakter, kepemimpinan, dan pengembangan potensi mahasiswa secara berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan tersebut, pihak Vandeventer Maas Indonesia berencana melakukan kunjungan langsung ke kampus UNLESA dalam waktu mendatang guna memperlancar persiapan kerja sama dan melihat secara langsung kondisi serta kebutuhan mahasiswa di lingkungan kampus.
Melalui kunjungan ini, UNLESA berharap dapat menghadirkan program-program nyata yang memberi dampak langsung bagi mahasiswa, terutama mereka yang berprestasi dan membutuhkan dukungan pendidikan.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen UNLESA dalam memperluas jejaring nasional guna menciptakan lulusan yang unggul, terpercaya, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa,(AT/19)




















