105 Siswa dari 5 Jurusan di SMK PP Maluku Ikut TKA
Ambontoday. com, Ambon.- Sebanyak 105 siswa kelas XII dari 5 jurusan keahlian pada Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Maluku, Senin 26 Oktober 2026 mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMK Pertanian Pembangunan Provinsi Maluku, Achmad Tualepe, S. Sos., M. Si kepada wartawan di ruang kerjanya.
TKA atau Tes Kemampuan Akademik adalah asesmen terstandar yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengukur capaian akademik peserta didik secara objektif.
Walaupun TKA bukan merupakan penentu Kelulusan Siswa namun, tujuan dan hasil TKA dapat digunakan sebagai pembanding atau validator nilai rapor dalam jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) serta seleksi masuk Perguruan Tinggi (PTN/PTS).
Menyetarakan capaian belajar antara siswa dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.
Membantu pemerintah memetakan kualitas pembelajaran secara nasional secara objektif.
Peserta akan memperoleh Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan seleksi akademik atau dunia kerja.
Menurut Tualepe, pelaksanaan TKA untuk SMA sederajat dilakukan secara serempak di seluruh Maluku, dan sebelumnya siswa diberikan pengarahan umum oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku secara daring.
"Jumlah siswa yang mengikuti TKA sebanyak 105 orang, yang dibagi dalam tiga sesi masing-masing: sesi pertama 40 orang, sesi kedua 30 orang dan sesi ketiga 35 orang yang dibagi dalam 2 dua rombel.
Setiap sesi membutuhkan waktu tes selama 2 jam dan jamnya berbeda dimana sesi pertama dimulai jam 9.00 WIT kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua dan sesi ketiga.
TKA dilaksanakan selama empat hari yaitu Senin sampai Kamis per mata pelajaran," jelasnya.
Dirinya menjelaskan, pada prinsipnya TKA dilakukan untuk mengukur kemampuan akademi siswa secara objektif dan terstandar sesuai jurusan atau kompetensi keahlian masing-masing.
Untuk mengetahui tingkat penguasaan literasi dan numerasi siswa. Artinya, literasi mengajarkan siswa untuk mampu mengambil satu kesimpulan dari tugas materi yang disampaikan oleh guru, sedangkan numerasi mengajarkan siswa untuk mampu menghitung angka-angka seperti manghitung harga pupuk dan sebagainya.
“Jadi, literasi itu sifatnya mengambil kesimpulan, sedangkan numerasi itu sifatnya menghitung angka-angka.
Melaluu TKA ini juga memberikan gambaran kemampuan siswa sebagai bahan evaluasi pembelajaran di sekolah.
Serta embantu siswa melanjutkan pendidikan, atau masuk dunia industi (Dudi) karena hasil TKA dapat menjadi salah satu informasi," papar Kepsek.
Dikatakannya, dari 105 siswa yang mengikuti TKA berasal dari lima jurusan yang ada pada SMK Pertanian Pembangunan Maluku yakni, Tanaman pangan hortikultura, Tanaman perkebunan, Ternak ruminansia, Ternak unggas dan Teknik pengolahan hasil pertanian.
TKA diawali dengan mata pelajaran umum, kemudian dilanjutkan dengan mata pelajaran jurusan atau program keahlian dengan menggunakan komputer secara online.
Hasil dari TKA, siswa akan diberikan sertifikat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.
Tualepe berharap, 105 siswa kelas 12 pada SPP Promal yang mengikuti TKA dapat menunjukkan kemampuan kompetensi dan keahlian masing-masing karena TKA ikut menentukan masa depan siswa, serta tidak mengecewakan orang tua, dewan guru dan kepala sekolah. (AT)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Pendaftaran Program Pertukaran Profesional YSEALI 2027-2028 Dibuka
12 hours ago
Program Polisi Mengajar, Anakotta Sambangi Guru dan Siswa SMA Negeri 15 Ambon
2 weeks ago
Program Beasiswa English Access Kantor Misi AS di Indonesia Luluskan 332 Siswa
3 weeks ago
HUT Ke-13 YSDLBS, Ketua STTIMASS Apresiasi Pengabdian Mahasiswa KKN Angkatan X
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Tim Pembina Samsat Nasional Rekonsiliasi Data Kendaraan Bermotor
Babinsa Koramil 04/Serwaru Lakukan Komsos Rutin Bersama Warga BinaanΒ
Kejagung Didesak Periksa Kontraktor Agus Thiodorus Terkait Pengrusakan Mangrove
Gubernur Ingatkan Warga SBT Waspadai Bahaya Covid-19
RUPS LB Bank Maluku-Malut Setujui Penjualan Aset dan Reposisi Pengurus