AmbonToday
Menu Utama

Fatayat NU dan PMI BurseL Bagikan Masker dan Vitamin untuk Warga Terdampak Kabut Asap

N

Oleh: Nardo

Saturday, 17 October 2026 | 08:34 WIT

Bagikan:
Fatayat NU dan PMI BurseL Bagikan Masker dan Vitamin untuk Warga Terdampak Kabut Asap

BURSEL, AmbonToday. Com – Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Buru Selatan bersinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buru Selatan menggelar aksi sosial berupa pembagian masker dan vitamin kepada masyarakat sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga titik strategis, yakni Perempatan Statistik, kawasan Bundaran, dan Pasar. Pembagian masker dan vitamin ini bertujuan membantu masyarakat melindungi saluran pernapasan serta menjaga daya tahan tubuh di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Buru Selatan Siti Rahmah Mahulaw mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian organisasi terhadap kesehatan masyarakat sekaligus menjadi program perdana kepengurusan baru setelah pelaksanaan konferensi cabang.

Menurutnya, aksi sosial ini sejalan dengan tema konferensi cabang, yakni “Meneguhkan Peran Perempuan Muda NU Buru Selatan dalam Membangun Daerah Bipolo Tercinta.”

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara Fatayat NU, PMI, Dinas Kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Buru Selatan dalam melaksanakan program-program sosial kemasyarakatan.

“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut melalui kegiatan-kegiatan sosial lainnya. Kami juga membutuhkan dukungan dari PMI, Dinas Kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan di Buru Selatan agar program-program Fatayat NU dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Buru Selatan, Husein Souwakil, menjelaskan bahwa pembagian masker dan vitamin merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap yang melanda wilayah tersebut.

Ia mengatakan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan.

Menurut Husein, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko paparan asap selama kondisi udara belum sepenuhnya pulih.

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi kabut asap dalam beberapa waktu terakhir mulai menunjukkan tanda-tanda mereda. Meski demikian, masyarakat diharapkan tetap berhati-hati dan menjaga kesehatan hingga situasi kembali normal.

Melalui kegiatan tersebut, Fatayat NU dan PMI Kabupaten Buru Selatan berharap dapat meringankan kekhawatiran masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang kurang baik.

Sinergi kedua organisasi ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial, demi mendukung kesehatan masyarakat serta pembangunan daerah Buru Selatan.

 

[ Nar'Mar ]

.

πŸ‘‹ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.

πŸ’¬ 0 Komentar

πŸ“­ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!