Hardiknas 2022, PCPS GMKI BurseL Wisata Karya Ke Sekolah Dasar di Namrole
"Menggambar posisi Perkumpulan Pengurus Cabang Perkumpulan Senior (PCPS) GMKI yang di bentuk hadir di Buru Selatan ini,," ujar Kailola. Keberadaan organisasi ini untuk turut memberikan nilai terhadap pembangunan di daerah Buru Selatan ini. "Di tahun ini kami melakukan aksi Wisata Karya yang lebih di rujukan pada Pendidikan anak-anak di tingkat Dasar (SD)," ucapnya.
Kegiatan Wisata Karya ini selama dua hari, di hari pertama jelas Kailola pihaknya mengunjungi beberapa Sekolah Dasar yaknk SD Fatsinan, SD Waenewen (Kilo-7), SD Kilo-9), TK Dusun Mori dan AD Wlalafau, yang ada di Kecamatan Namrole. Kita hadir untuk perkenalan, belajar, bermain bersama anak-anak, kita hadir untuk mendorong dan merangsang anak-anak SD ini agar lebih baik lagi dalam proses belajar," jelas Kailola. Kailola berharap kepada tenaga guru agar serius dan bertanggung jawab dalam melakukan tugas sebagai pendidik.
Selain berjumpa dengan anak-anak SD dalam memberikan pendidikan membaca dan berhitung sebagai pendidikan dasar, pihaknya juga bertemu dengan tokoh adat, tokoh agama dan orang tua guna mencari informasi proses mengajar seperti apa yang mereka lihat. "Karena informasi yang kami dapat itu akan menjadi catatan bagi PCPS untuk nantinya di analisis, kira-kira proses belajar yang terjadi oleh anak-anak itu seperti apa," jelas Kailola. Dari hasil analisis itu akan menjadi catatan bagi pihaknya untuk kemudian menyampaikan kepada Pemerintah Daerah (Bupati) dan akan hearing dengan DPRD.
"Sehingga diharapkan ada solusi terhadap apa yang menurut kami penting untuk di sikapi dalam konteks pengembangan pendidikan di daerah ini," jelasnya. Kenapa Wisata Karya dilaksanakan di Sekolah, jelas Kailola jujur bahwa pihaknya mendapat bisikan bahwa ada murid-murid sekolah SD yang suda duduk di kelas 6 tetapi masih belum bisa membaca. "Itu realitas saat ini.
Dan kami PCPS bagian dari daerah ini untuk melihat langsung dengan strategi mengajar di kelas, dengan tatap muka langsung dan kami menemukan. Lanjut Kailola, tenuan itu pihaknya akan memakai metodelogi yang tertanggung jawab untuk hasilnya itu betul-betul tertangung jawab, bahwa yang di bilang itu terhadap anak-anak SD di kelas 6 itu, kita lihat langsung dan kita temukan, kita akan rumuskan dan akan kita sampaikan, ungkap Kailola. Jelas Kailola, untuk temuan pada hari pertama ini akan dirampungkan hingga selesai barulah di rilis secara resmi untuk nantinya di samping ke pemerintah daerah dan DPRD.
Kailola mengatakan, hasil diskusi pihaknya bajwa, kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan kedepan, dan akan bersama OKP lainnya. "Kami berharap OKP lainnya mau mendukung program ini agar kita bersama-sama dalam pembangunan di bidang pendidikan di daerah ini," pungkas Kailola. Pantauan media ini, Wisata Karya yang di laksanakan oleh PCPS GMKI Buru Selatan pada beberapa SD pada pinggiran Kota Namrole, selain mengajarkan anak-anak dalam pengenalan Huruf dan angka, PCPS juga memberikan alat tulis.
Masih pantauan media ini bahwa benar masih ada anak-anak yang belum bisa membaca apalagi menulis, dan masih ada anak usia sekolah tidak bersekolah. (Biro BurseL) .
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT ke-39 Politeknik Negeri Ambon, Bodewin Dorong Sinergi dan Inovasi Perkuat SDM Maluku
2 weeks ago
Bimtek Rapor Pendidikan Digelar, Wali Kota Ambon Tekankan Data Jadi Kunci Perbaikan Mutu Sekolah
3 weeks ago
Bodewin Dorong Program Musik Diperluas Ke Semua Sekolah di Ambon
3 weeks ago
SMA Negeri 4 Ambon Rawat Pluralisme, Toleransi Agama Jadi Budaya Sekolah
1 month agoRekomendasi Untuk Anda
Berkas SPDP Rp9,3 Miliar Dari Polres KKT Diterima Kejari
Panja DPRD Maluku Target 30 November Paripurna Penetapan 3 Calon Pj Gubernur