Kaltim Berhasil Merai Juara Umum Peparani Katolik Nasiomal I
Kontingen Kaltim yang mengikuti 11 dari 12 mata lomba berhasil keluar sebagai juara umum setelah mengantongi nilai akhir 299 dari akumulasi perolehan medali di setiap mata lomba serta tiga gelar juara yang merupakan penghargaan tertinggi serta tujuh medali emas, empat medali perak dan satu perunggu serta partisipasi di semua mata lomba. Keberhasilan kontingen Kaltim sekaligus memupus harapan dan dua kontingen lain yakni DKI Jakarta dan Kalimantan Barat (Kalbar) yang juga sama-sama meraih tiga gelar dari 12 kategori yang dilombakan dalam Pesparani Katolik Nasional pertama tersebut. Tiga gelar yang diraih Kaltim yang berkekuatan 104 peserta yakni di kategori lomba cerdas cermat rohani remaja, pemazmur anak dan paduan suara anak, sekaligus berhak memboyong piala bergilir Presiden RI.
Gelar Champion diberikan kepada setiap peserta yang meraih nilai tertinggi berdasarkan penilaian dewan juri di setiap mata lomba yang diikuti. Bersadarkan ketentuan yang ditetapkan panitia bersama Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN), juara umum adalah kontingen peraih nilai tertinggi berdasarkan unsur yakni medali emas (25 poin), jumlah partisipasi dalam kategori (dua poin) dan champion mendapat tambahan 25 poin. Tujuh medali emas yang diraih kontingen Kaltim yakni di kategori lomba cerdas cermat rohani remaja, pemazmur anak, paduan suara (PS) anak, pemazmur dewasa, PS Dewasa Wanita, PS dewasa pria serta PS Gregorian Dewasa.
Sedangkan empat medali peraih yang diraih yakni di kategori PS. Dewasa Campuran, PS Gregorian anak dan remaja, Bertutur kita suci serta Pemazmur remaja serta satu perunggu di kategori cerdas cermat anak. Kontingen Kalbar harus puas di posisi kedua dengan meraih tiga champion di kategori Bertutur Kitab Suci anak, PS gregorian anak dan remaja serta PS Gregorian dewasa.
Sedangkan DKI meraih tiga champion di kategori cerdas cermas Rohani anak, Pemazmur Remaja dan PS dewasa wanita. Sedangkan tiga gelar champion lainnya masing-masing diraih tuan rumah Maluku di kategori PS Dewasa pria, Jawa Barat untuk kategori PS dewasa campuran dan provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di kategori Pemazmur Dewasa. Juara umum selain memboyong piala bergilir Presiden RI dan piala tetap juga berhak atas dana pembinaan sebesar Rp50 juta, sedangkan kontingen dengan nilai tertinggi kedua memperoleh Rp45 juta, tertinggi III Rp40 juta, tertinggi IV Rp35 juta, tertinggi V 30 juta dan kontingen lainnya memperileh Rp15 juta.
Panitia juga memberikan penghargaan kepada setiap provinsi yang mencantumkan perolehan medali, sertivikat kepada seluruh peserta serta penghargaan kepada kontingen. Selain itu, penghargaan kepada peserta saat mengikuti devile yakni paling rapih untuk DIY, kontum terbaik dan paling kompak untuk Kalimantan Utara, sedangkan penghargaan untuk malam pentas terbaik diraih Sumatera Utara, terkompak untuk Jawa Timur ternusantara DIY dan terkreatif diraih Kalimantan Utara. (AT β 007) .
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
3 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Masyarakat MBD Tidak Rasakan Guncangan Saat Gempa M6,3 Terjadi
Turnamen Kehidupan Cup 2026 Resmi Dibuka, Satukan Olahraga dan Aksi Sosial di Ambon
Kinerja KPUD Kota Ambon Akan Dilaporkan ke DKPP
Ketua PMI Bursel Soroti Pentingnya Bank Darah, Ajak Semua Pihak Berkolaborasi