Turnamen Kehidupan Cup 2026 Resmi Dibuka, Satukan Olahraga dan Aksi Sosial di Ambon
Pembukaan turnamen dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Anggota DPD RI Novita Anakotta, Anggota DPRD Provinsi Maluku Johan Lewerissa, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, serta pejabat Negeri Rumah Tiga. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan yang memadukan olahraga dengan nilai sosial dan keagamaan. Sambutan Wali Kota Ambon disampaikan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Ambon, Rustam Simanjuntak.
Dalam sambutannya, Rustam menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan juga sarana mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. βTurnamen ini menjadi ruang memperkuat persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan positif,β ujarnya. Ia menjelaskan, kegiatan ini juga memiliki tujuan sosial, yakni mendukung pembangunan Gedung Gereja Kehidupan sebagai fasilitas ibadah bagi masyarakat setempat.
Menurutnya, inisiatif panitia patut diapresiasi karena mampu menghadirkan konsep kreatif yang menggabungkan olahraga dengan aksi sosial. Turnamen ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu menghimpun dana pembangunan gereja, mempererat silaturahmi antarwarga, serta mendorong gaya hidup sehat, khususnya di kalangan generasi muda. Rustam menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kota Ambon yang menitikberatkan pada kebersamaan, partisipasi masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup melalui olahraga.
Selama ini, Pemerintah Kota Ambon juga aktif mendukung pengembangan olahraga, salah satunya melalui penyelenggaraan Turnamen Wali Kota Cup yang melibatkan ratusan tim. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap sepak bola di daerah tersebut. βAmbon memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berbakat.
Kegiatan seperti ini menjadi wadah strategis untuk mengasah kemampuan sekaligus memperkuat ekosistem olahraga yang berkelanjutan,β katanya. Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung, serta menjadikan turnamen sebagai ajang mempererat hubungan sosial, bukan semata mengejar kemenangan. βEsensi utama kegiatan ini adalah kebersamaan.
Kemenangan sejati adalah ketika persaudaraan tetap terjaga,β tutupnya. Di akhir kegiatan, panitia penyelenggara mendapat apresiasi atas dedikasi dan kerja keras dalam menyukseskan turnamen, dengan harapan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Gedung Gereja Kehidupan serta manfaat luas bagi masyarakat Kota Ambon.( O. l )
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Juara untuk Tanimbar Berjuang Sendiri Pulang Tanpa Sambutan Pemerintah Daerah
2 weeks ago
Lomba Ukulele Sirimau Jadi Ruang Kreativitas Anak dan Pelestarian Budaya Ambon
2 months ago
Satpolairud Siapkan Pasal Pidana: Pembeli Ilegal dan "Peluncur" Preman Telur Ikan Terbang Bakal Disikat!
2 months ago
Antrean Panjang di SPBU, Tanimbar Darurat BBM
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
STIH Saumlaki Kampanye Damai Jelang HUT 73 Anti Korupsi Sedunia
Sadali Harap Pukul Sapu Lidi Dipromosikan secara Luas
Polres Bursel Matangkan Pengamanan Idul Fitri Lewat Lat Pra Ops Ketupat Salawaku 2026
Taman di kota Ambon perlu Sentuhan CSR
Pendidikan Kader dan Musancab PDIP Namrole-Waesama Digelar, Kader Diminta Perkuat Soliditas Partai