Komunitas Kalesang Maluku Rayakan HUT ke-14 dengan Sentuhan Kasih di Panti Asuhan Maria Mediatrix, Kudamati Ambon
Dalam momen penuh syukur ini, Komunitas Kalesang Maluku membagikan sembako, alat sekolah, dan mengadakan acara makan bersama dengan anak-anak di panti asuhan. Kegiatan ini bukan hanya wujud rasa syukur atas pencapaian komunitas selama 14 tahun, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan komitmen terhadap sesama, khususnya mereka yang membutuhkan. Ketua Komunitas Kalesang Maluku mengungkapkan bahwa acara ini murni didanai oleh hasil kerja keras anggota komunitas, tanpa bantuan dari pihak luar.
"Setiap selesai menari, kami selalu mengumpulkan persembahan persepuluhan yang nantinya digunakan untuk kegiatan sosial seperti hari ini," jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sukacita yang besar bagi komunitas yang berusaha menjadi contoh positif bagi generasi muda Maluku. Sejak didirikan dengan nama awal Tim Seni Budaya Maluku Creation Children Center of Mollucas (C3M) di bawah naungan Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Unpatti Ambon, komunitas ini telah bertransformasi menjadi gerakan independen yang aktif melestarikan budaya Maluku baik dalam bentuk benda maupun non benda.
Selama 14 tahun, berbagai inovasi telah dilakukan untuk mengenalkan generasi muda Maluku pada warisan budaya yang mulai ditelan zaman, termasuk melalui lomba-lomba tarian tradisional, vocal group, dan jukulele yang berbahasa tanah Maluku. Namun, pada tahun 2024 ini, Komunitas Kalesang Maluku memutuskan untuk menghentikan kegiatan lomba dan lebih memfokuskan diri pada pengajaran budaya di sekolah-sekolah, kampus, serta instansi seperti TNI dan Polri. Dalam pendidikan di Polri, misalnya, siswa-siswa diperkenalkan dengan tarian-tarian budaya Maluku, sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan leluhur.
Komunitas Kalesang Maluku berharap kegiatan sosial dan edukasi budaya yang mereka lakukan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Maluku lainnya untuk turut ambil bagian dalam kegiatan positif, sehingga dapat mengurangi hal-hal negatif yang terjadi di Maluku, khususnya di Kota Ambon. Perayaan HUT ke-14 ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Komunitas Kalesang Maluku untuk terus melanjutkan perannya dalam melestarikan budaya dan menunjukkan kepedulian sosial bagi masyarakat sekitar. "Semoga kegiatan positif ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi generasi muda lainnya di Maluku," tutup Ketua Komunitas.(OL)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
βWaspada Fenomena EL NINO, Pemerintah Kota Tual dan Basarnas Ambon Distribusikan Logistik ke beberapa Pulau yang Dilanda Kekeringan Air
1 month ago
Toisutta Tegaskan OPD Tuntaskan Temuan Keuangan, Roumuty Terima Kalpataru Lestari
3 months ago
DLHP Ambon Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Kebersamaan Pegawai di Bulan Ramadhan
7 months ago
7 Kebakaran Hutan Paling Mengerikan di Dunia
1 year agoRekomendasi Untuk Anda
Bangga, Bursel Juara Bintang Vokalis Remaja Putri dan Bintang Vokalis Dewasa Putri
Gubernur Hadiri Makan Patita, Tegaskan Perdamaian Negeri Liang
Jasa Raharja Dukung Korlantas Polri Gelar Sosialisasi Aplikasi SIGNALΒ
Ketika Jalan Berlubang Menjadi Luka Kota, Warga dan Tukang Ojek Patungan Menambal dengan Cinta