HUT ke-25 Demokrat, Herlin Seleky: Pemimpin Harus Berani Menyuarakan Kebenaran

BURSEL, AmbonToday.com — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang jatuh pada 9 September 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Buru Selatan menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda.

Mengusung tema “25 Tahun Demokrat Bersama Rakyat: Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan dan Menjaga Demokrasi”, kegiatan berlangsung di Sekertariat Partai, Sabtu, 25/8/2026, diisi dengan lomba pidato serta lomba makan kerupuk bagi anak-anak.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya DPC Partai Demokrat Buru Selatan untuk menghadirkan momentum perayaan ulang tahun partai tidak sekadar sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai ruang membangun keberanian, kreativitas, kebersamaan, dan semangat kompetisi sejak usia dini.

DPC Partai Demokrat Buru Selatan dipimpin Herlin Frisca Seleky, S.Sos., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Buru Selatan. Dalam struktur kepengurusan, posisi Sekretaris DPC dijabat Taha Fatsey, sementara Bendahara DPC dijabat Ruben Tasane dan dihadiri anggota DPRD Tresye Seleky dan pengurus lainnya.

Secara nasional, Partai Demokrat dipimpin Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sementara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden ke-6 Republik Indonesia.

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Herlin Frisca Seleky menekankan pentingnya keberanian generasi muda untuk menyampaikan gagasan dan menyuarakan kebenaran.

Menurutnya, seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki kemampuan berbicara. Seorang pemimpin juga harus memiliki keberanian untuk menyampaikan kebenaran serta kemampuan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Pemimpin yang pandai berbicara itu penting. Tetapi bukan hanya pandai berbicara, melainkan pemimpin yang berani menyuarakan kebenaran dan melahirkan solusi yang baik bagi kebenaran itu sendiri,” ujar Herlin dalam sambutannya.

Baca Juga  Bupati BurseL Berharap Kades Batu Karang dan Kades Waehotong Kelola DD Secara Baik

Ia kemudian memberikan semangat kepada seluruh peserta lomba pidato agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan.

Herlin mengingatkan bahwa kalah dan menang merupakan bagian dari sebuah perlombaan. Namun, jauh lebih penting dari itu adalah keberanian untuk tampil di depan umum, mengemukakan pendapat, serta melatih kemampuan menyampaikan ide dan gagasan.

“Menang kalah itu biasa. Yang terpenting adalah semangat untuk tampil dan memupuk keberanian dalam menyampaikan gagasan-gagasan serta ide-ide terhadap tantangan yang kita hadapi saat ini,” katanya.

Ia berharap lomba pidato tersebut dapat menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk belajar berbicara secara percaya diri sekaligus memahami berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan pembangunan daerah.

Selain lomba pidato, suasana peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Buru Selatan juga dimeriahkan dengan lomba makan kerupuk bagi anak-anak.

Dengan suasana penuh keceriaan, Herlin mengajak para peserta dan orang tua untuk menikmati kegiatan tersebut sebagai ruang kebersamaan dan hiburan.

Namun, di balik permainan sederhana itu, ia menyampaikan pesan moral yang menurutnya penting untuk dipahami oleh anak-anak.

Kerupuk yang digantung, kata Herlin, dapat dimaknai sebagai simbol bahwa setiap rezeki harus diperjuangkan dan diusahakan.
“Kerupuk digantung itu mengajarkan kita bahwa rezeki harus diperjuangkan dan harus diusahakan,” tuturnya.

Sementara aturan peserta tidak diperbolehkan menggunakan tangan dalam lomba makan kerupuk, menurutnya, mengandung pelajaran mengenai kemandirian.
“Tidak boleh pakai tangan, mengajarkan kita soal kemandirian,” katanya.

Sedangkan hadiah yang diberikan kepada peserta yang berhasil memenangkan perlombaan menjadi simbol bahwa setiap kerja keras akan menghasilkan sesuatu.

“Yang menang mendapat hadiah, mengajarkan bahwa kerja keras pasti ada hasilnya,” ujar Herlin.

Pesan tersebut disambut antusias para peserta dan masyarakat yang hadir. Gelak tawa dan tepuk tangan pun mewarnai jalannya kegiatan.

Baca Juga  WABUP BURSEL Minta Dinkes Perkuat Deteksi Dini HIV/AIDS

Dalam kesempatan itu, Herlin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus dan pihak-pihak yang telah bekerja bersama sehingga rangkaian kegiatan dapat terlaksana.

Menurutnya, sebuah kegiatan tidak mungkin berjalan dengan baik tanpa adanya kekompakan, kerja keras, waktu, pikiran, serta dedikasi dari seluruh pihak yang terlibat.

“Atas nama pengurus, kami menyampaikan ucapan terima kasih untuk kerja keras, waktu dan pikiran yang telah dicurahkan. Berkat kekompakan dan dedikasi panitia, acara ini dapat terlaksana,” ungkapnya.

Ia berharap peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat tersebut tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan partai, tetapi juga dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk tumbuh dengan keberanian dan kemampuan menyampaikan gagasan.

Menutup sambutannya, Herlin secara resmi membuka lomba pidato dan lomba rakyat makan kerupuk dalam rangka HUT ke-25 Partai Demokrat di Kabupaten Buru Selatan tahun 2026.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan penuh kegembiraan, sportivitas dan kebersamaan.

Lebih dari itu, ia berharap momentum tersebut dapat menjadi bagian dari upaya melahirkan generasi muda yang berani berbicara, berpikir kritis, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap masa depan daerah.

“Semoga acara ini membawa berkah dan melahirkan gagasan-gagasan besar untuk Kabupaten Buru Selatan,” pungkasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lomba pidato dan lomba makan kerupuk yang berlangsung dalam suasana meriah. Anak-anak tampak antusias mengikuti perlombaan, sementara para orang tua dan pengurus partai memberikan dukungan dari sekitar lokasi kegiatan.

Peringatan 25 tahun Partai Demokrat pun menjadi momentum untuk kembali menegaskan pesan “Bersama Rakyat”—bahwa politik dan demokrasi pada akhirnya harus bermuara pada keberpihakan kepada masyarakat, pembangunan ekonomi yang berkeadilan, serta kehidupan demokrasi yang sehat dan bermartabat.

Baca Juga  BUPATI BURSEL: Marwah Pemerintahan Harus Dijaga, PPPK Moana Lesnussa Akan Dibina

AmbonToday.com
NAR’MAR

.

Tinggalkan Balasan