AmbonToday
Menu Utama
3067950727

Sekda Maluku Hadiri Pelantikan DPD IMM, Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan dan Mitra Strategis Pemerintah

M

Oleh: Mozes

Saturday, 10 October 2026 | 00:11 WIT

Bagikan:
Sekda Maluku Hadiri Pelantikan DPD IMM, Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan dan Mitra Strategis Pemerintah

Ambontoday. com, Ambon.-Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, menghadiri sekaligus membuka Pelantikan dan Rapat Kerja Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Maluku Periode 2026โ€“2028, yang mengusung tema โ€œTransformasi Gerakan Membangun Peradaban Masa Depan par Maluku Pung Baeโ€, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Provinsi Maluku, Sabtu (8/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Saleh Souwakil dilantik sebagai Ketua DPD IMM Maluku Periode 2026โ€“2028 bersama jajaran pengurus lainnya.

Membacakan sambutan Gubernur Maluku, Sekda Sadali Ie menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPD IMM Maluku yang baru dilantik.

Menurutnya, pelantikan yang dirangkaikan dengan rapat kerja tersebut menjadi momentum penting bagi IMM untuk memperkuat sinergi antara ilmu dan iman dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.

โ€œAtas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada adik-adik mahasiswa pengurus DPD IMM Maluku yang baru saja dilantik. Pelantikan yang dirangkaikan dengan rapat kerja ini merupakan momen penting bagi IMM untuk memperkuat sinergi ilmu dan iman dalam membangun bangsa, terutama Provinsi Maluku yang sama-sama kita cintai,โ€ ujar Sadali.

Ia mengatakan, dalam sejarah perjalanan bangsa, gerakan mahasiswa telah menjadi bagian penting dalam berbagai proses perjuangan nasional.

Semangat nasionalisme dan kebangsaan yang dimiliki mahasiswa harus terus dijaga agar dapat memberikan kontribusi bagi kemaslahatan masyarakat.

Menurutnya, terdapat dua peran strategis yang perlu terus dikembangkan mahasiswa, yakni sebagai agent of change atau agen perubahan dan agent of social control atau agen kontrol sosial.

Sebagai agen perubahan, mahasiswa diharapkan mampu menawarkan gagasan dan paradigma baru kepada masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Sementara sebagai agen kontrol sosial, mahasiswa harus mampu menempatkan diri sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah.

โ€œPada satu sisi, mahasiswa menjadi kaki tangan masyarakat, dan pada sisi yang lain, mahasiswa akan menjadi rekan pemerintah dalam upaya menyukseskan berbagai program pemerintah. Peran inilah yang harus diambil mahasiswa, terutama IMM, dengan tetap menyuarakan aspirasi masyarakat sekaligus membangun sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah,โ€ jelasnya. (Diskominfo Maluku/AT) 

๐Ÿ‘‹ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.

๐Ÿ’ฌ 0 Komentar

๐Ÿ“ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!