Toisutta : Diharapkan Pemkot Ambon Transparan Dengan Perubahan Zona Akibat Covid-19
Ia mengakui, dengan adanya perubahan zona ini, pemerintah jangan jadikan daerah ini seperti daerah yang tidak menentu, karena tiba-tiba zona hijau dan kembali ke orange dan merah. "Ini harus dijelaskan, jangan perubahan terjadi tapi tidak ada penjelasannya kepada masyatakat padahal mereka perlu tahu," ucapnya. Menurutnya, bisa saja kota Ambon tidak masuk dalam zona merah, karena hanya pasien yang masuk berobat di Kota Ambon dan terkonfirmasi langsung dinaikan jumlahnya.
"Proses zona ini selalu berubah tanpa ada evaluasi yang jelas. Kalau umpamanya ada peningkatan naik dari perubahan zona itu minimal harus ada evaluasi dari Pemkot Ambon terhadap hal ini. Dan juga pasien yang masuk dari luar, apakah itu menjadi bahgian dari pada masyarakat kota Ambon yang meninggal karena covid-19," jelasnya.
Untuk itu, dirinya selalu mendorong pansus senantiasa melakukan pertemuan dengan dinas teknis supaya bisa menjalankan hal ini agar tidak ada tekanannya. (AT-009).
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Musda X Golkar Ambon, Ridwan Marasambessy dan Bodewin Wattimena Serukan Soliditas Kader
1 week ago
Golkar Ambon Buka Pendaftaran Calon Ketua, Seluruh Kader Dipersilahkan Maju
3 weeks ago
PMII Bursel Soroti Dugaan Pelanggaran Lingkungan Proyek RSUD Salim Alkatiri, Pemda Diminta Berani Bertindak
2 months ago
Irjen Kementerian Pertanian Tinjau Progres Program Cetak Sawah di Maluku, Dorong βPercepatan Tanam Musim Kedua Tahun 2026
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Sekda Bursel Perintakan Satgas Sosialisasi Penerapan PPKM
Majukan Pendidikan Dari Perbatasan, SMPN 3 Tanut Miskin Perhatian
KAPOLRES MBD PIMPIN PERSONIL BERSIHKAN TPU WAKARLELI