Ukiran Patung Hasil Karya Rakyat Tumbur
PATUNG TUMBUR
NamaΒ Β Β : Marco F. Lelloltery
NIMΒ Β Β Β : 1230658820319050
Ambontoday. com - Patung Tumbur adalah patung yang terbuat dari kayu pada zamanΒ Neolitikum atau Zaman Batu Muda, dimana batu-batu yang digunakan untuk peralatan penunjang kehidupan, patung ini mulai diukir walaupun modelnya hanya sederhana seperti lengkungan atau garis. Dan patung ini sedang di kembangkan oleh Masyarakat Desa Tumbur. jaraknya kurang lebih 20-an KM dari kota Saumlaki, ibu kota Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT). Ada beberapa patung yang dibuat sesuai dengan sejarah dan budaya adat Tanimbar.Ada yang berukuran kecil sampai besar. Patung ini melambangkan atau menggambarkan Masyarakat Tanimbar pada zaman dulu. Selanjutnya pengaruh berbagai agama yang masuk ke Indonesia, lambat laun motif ukiranpun ikut berkembang, mulai dari yang sederhana sampai motif-motif ukiran 3D seperti sekarang. Patung buatan masyarakat Desa Tumbur ini, telah menjadi kerajinan yang atau kreatifitas rutinitas, hasil karya kreatif ini sangat menunjang potensi pariwisat di KKT, dimana masing-masing patung mempunyai ceritra kuno tersendiri.
Hasil karya kreatif ini, lebih menonjolkan kondisi para leluhur dan adat istiadat yang selalu dikestarikan, ditana bumi Duan Lolat. Biasanya patung selesai dibuat setelah itu dijual untuk siapa saja yang ingin membeli patung ini.
Lewat artikel ini, dihimbau bagi semua pihak yang ingin melihat langsung patung ini dan juga ingin mendapatkan informasi lanjut dari Pembuat patung, maka bisa langsung berkunjung di Desa Tumbur Kabupaten Kepulauan Tanimbar. (AT)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Rekomendasi Untuk Anda
Tutuala, Tuduhan Penganiayaan Dan Penggunaan DD Serta ADD Untuk Politik Tidak Benar
Novita Anakotta Desak Pembangunan Sirkuit Permanen di Maluku Usai Road Race 2025
Buru Selatan Darurat: Menanti Pembela Sejati di Hari Kemerdekaan
Gubernur Maluku Hadiri Perayaan 209 Tahun Baptisan dan 150 Tahun Gereja PNIEL Ouw
Penggeledahan Blok Hunian LPKA Ambon Nihil Temuan Barang Terlarang