Wakil Gubernur Maluku Tegaskan Komitmen Percepat Eliminasi Kusta, Kota Ambon Jadi Proyek Percontohan
Ambontoday. com, Jakarta.- Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk mempercepat eliminasi kusta melalui penguatan layanan kesehatan sekaligus menghapus stigma terhadap para penyintas penyakit tersebut. Komitmen itu disampaikan usai mengikuti Konferensi Nasional Kusta Tahun 2026 bertema βPercepatan Eliminasi Kusta: Komitmen Indonesia, Kolaborasi Globalβ yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit, di Puri Convention Hall, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026).
Abdullah Vanath hadir mewakili Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur turut menandatangani dokumen komitmen bersama 38 gubernur sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan eliminasi kusta di Indonesia.
Menurut Vanath, Indonesia saat ini masih menjadi negara dengan jumlah penderita kusta terbesar ketiga di dunia, sementara Maluku termasuk salah satu provinsi yang masih memiliki beban kasus cukup tinggi sehingga memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.
βKasus kusta di daerah kita masih ditemukan, baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Karena itu, penyakit ini harus kita eliminasi melalui berbagai pendekatan yang terencana dan berkelanjutan,β ujar Vanath.
Ia menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam penanganan kusta bukan hanya aspek pengobatan, tetapi juga stigma sosial yang masih melekat di tengah masyarakat. Banyak penyintas kusta masih dipandang sebagai penderita penyakit kutukan sehingga mengalami pengucilan dalam kehidupan sosial.
βTugas kita bukan hanya memastikan penderita mendapatkan pengobatan, tetapi juga menghilangkan stigma di masyarakat.
Penyintas kusta harus diterima kembali karena penyakit ini dapat disembuhkan apabila ditangani dengan baik,β tegasnya.
Sebagai tindak lanjut hasil konferensi, Wakil Gubernur telah meminta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku menyiapkan langkah-langkah strategis dalam percepatan eliminasi kusta di daerah. Program tersebut akan diawali di Kota Ambon yang berdasarkan laporan sementara masih memiliki jumlah kasus cukup tinggi.
βDengan mempertimbangkan kondisi pembiayaan, kita akan memulai dari Kota Ambon sebagai proyek percontohan. Selanjutnya pada tahun 2027 program ini akan diperluas secara bertahap ke seluruh kabupaten dan kota di Maluku melalui kerja sama dengan para bupati, wali kota, dan dinas kesehatan,β ungkapnya. (Diskominfo Maluku/AT)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Gubernur Maluku: PERWOSI Harus Jadi Penggerak Perempuan Sehat dan Berprestasi
17 minutes ago
Terima Dukungan Forum Masyarakat Tanimbar, Gubernur Maluku Tegaskan Sikap Pemprov Tetap Konsisten Kawal Investasi Blok Masela untuk Kesejahteraan Rakyat
21 minutes ago
Gubernur Maluku Sambut Audiensi Manajemen RS Fatmawati, Perkuat Transformasi RSUD dr. M. Haulussy
25 minutes ago
Gubernur Maluku Perkuat Implementasi Portal Lawamena, Dorong Satu Data sebagai Fondasi Transformasi Digital Daerah
30 minutes agoRekomendasi Untuk Anda
Dorong Kemandirian Nelayan, Walu Kota Ambon Salurkan Bantuan Alat Tangkap Kepada 12 KUB
Wabup Bursel Berharap PMI Hadir Lebih Awal Bila Terjadi Bencana Alam
Siamiloy Apresiasi Capaian Pelayanan Publik Pemkab MBD Masuk Zona Hijau
Kapal Basarnas Evakuasi 3 Nelayan Desa Hatu yang Alami Lakalaut