
Menjaga Asa Rakyat, Mengalirkan Berkah dari Negeri: Kapolres Buru Selatan Hadiri Peluncuran Bantuan Beras Bulog
Ambontoday.com – Buru Selatan.
Mentari pagi menyapu halaman Kantor Bupati Buru Selatan dengan sinarnya yang hangat, seolah turut menyambut secercah harapan baru bagi masyarakat. Di bawah langit Namrole yang tenang, Jumat (25/7/25), Pemerintah Kabupaten Buru Selatan bersama Perum Bulog resmi meluncurkan Program Bantuan Pangan Beras Tahun 2025—sebuah langkah konkret menjaga ketahanan pangan dan menguatkan jalinan empati terhadap warga yang membutuhkan.
Peluncuran ini bukan sekadar seremonial. Ia adalah simbol kepedulian, bentuk kasih dari negara untuk rakyatnya.
Hadir dalam kegiatan itu para tokoh penting daerah, di antaranya:
Bupati Buru Selatan La Hamidi, S.H., Kapolres Buru Selatan A.K.B.P Andi P. Lorena, S.I.K., M.H., Wakil Bupati Gerson E. Selsily, S.E., M.Si., Ketua DPRD Ahmad Umasangadji, S.Pd., Sekda Hadi Longa, S.E., M.Si., Danramil 1506/02-Leksula Kapten Inf. Abas Siolon, serta para Kepala OPD Pemkab Buru Selatan.
Sejumlah 100 ton beras Bulog disiapkan untuk disalurkan selama bulan Juni dan Juli 2025. Dari enam kecamatan di Buru Selatan, Kecamatan Namrole menerima alokasi 20 ton, yang akan tersebar ke 17 desa. Di balik angka itu, ada harapan. Ada senyum dari dapur-dapur rakyat kecil yang kembali mengepul.
Distribusi ini akan melibatkan TNI, Polri, dan instansi terkait, untuk memastikan bahwa bantuan tak hanya sampai, tapi sampai dengan layak dan bermartabat kepada tangan-tangan yang benar-benar memerlukan.

Dalam pernyataan hangat penuh empati, Kapolres Buru Selatan A.K.B.P Andi P. Lorena menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung penuh kelancaran penyaluran bantuan.
> “Bantuan ini adalah wujud nyata kasih pemerintah terhadap masyarakat. Semoga meringankan beban hidup, dan menjadi titik kecil yang berarti dalam ketahanan pangan. Kami dari Polri siap mendampingi, memastikan bantuan ini tersalurkan aman, tepat sasaran, dan jauh dari gangguan. Kehadiran kami adalah bentuk pelayanan dan pengabdian,” ujar Kapolres dengan penuh ketulusan.
Bukan hanya beras yang dibagikan, tetapi juga rasa aman, rasa adil, dan rasa peduli yang dirajut bersama dalam program ini. Negeri akan kuat bukan hanya karena kekayaan alamnya, tetapi juga karena cinta yang ditanam lewat kerja-kerja nyata untuk rakyatnya.
Semoga program ini menjadi lentera kecil yang menerangi jalan kehidupan masyarakat Buru Selatan—karena dalam sebutir beras, ada harapan. Dalam setiap senyum warga, ada cerita tentang negara yang hadir.
[Nar’Mar]
.





















