
Bursel, Ambontoday.com — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia Kabupaten Buru Selatan (Bursel) periode 2025–2030 segera memasuki fase penting.
Rapat panitia pelantikan pengurus digelar di Kafe Ajeng Namrole, Selasa, 28/04/2026, dengan agenda persiapan pelantikan resmi dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei 2026, oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAPPRI Provinsi Maluku.
Struktur kepengurusan DPC PAPPRI Bursel kali ini menempatkan Fadli Solissa sebagai Ketua, Patti Loilatu sebagai Sekretaris, dan Natalia Pittu Pangasah sebagai Bendahara. Sementara itu, Bupati Buru Selatan, La Hamidi, didapuk sebagai Dewan Pembina organisasi.
Pelantikan ini dipandang bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan momentum strategis yang sarat makna bagi perkembangan ekosistem musik di daerah.
Ketua terpilih, Fadli Solissa, menegaskan bahwa PAPPRI hadir sebagai wadah perjuangan bagi penyanyi, pencipta lagu, dan pemusik, khususnya dalam menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi pelaku seni di daerah.
“Potensi musik di Buru Selatan sangat besar, namun masih membutuhkan dorongan dari sisi apresiasi, perlindungan hak cipta, hingga penyediaan ruang-ruang kreativitas yang memadai,” ujarnya dalam rapat persiapan pelantikan.
Ia menambahkan, kepengurusan baru berkomitmen menjadikan PAPPRI sebagai rumah bersama yang nyaman, inklusif, dan produktif bagi seluruh insan musik.
Sejumlah agenda prioritas pun telah disiapkan, mulai dari peningkatan kualitas dan kuantitas karya musik lokal, hingga mendorong para musisi untuk mendaftarkan hak cipta sebagai bentuk perlindungan sekaligus peningkatan nilai ekonomi karya.
Selain itu, PAPPRI Bursel juga menargetkan penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan lainnya. Musik, menurut Fadli, tidak hanya sebagai ekspresi seni, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai alat pemersatu masyarakat serta penggerak pembangunan berbasis budaya.
“Perlindungan terhadap pelaku seni menjadi perhatian utama. Kami ingin memastikan bahwa setiap karya mendapatkan apresiasi yang layak dan hak-hak para musisi benar-benar terjaga,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fadli juga menyampaikan apresiasi kepada DPD PAPPRI Maluku serta Pemerintah Kabupaten Buru Selatan atas dukungan yang diberikan hingga proses pelantikan dapat terlaksana.
Sebagai informasi, Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia merupakan organisasi profesi yang menaungi para pelaku industri musik di Indonesia, mulai dari penyanyi, pencipta lagu, hingga pemusik. Organisasi ini berperan penting dalam memperjuangkan hak, kesejahteraan, serta pengembangan kualitas insan musik nasional, termasuk di daerah.
Dengan pelantikan yang segera digelar, harapan besar pun disematkan kepada kepengurusan baru agar mampu menghadirkan warna baru, sekaligus memperkuat posisi musik lokal Buru Selatan di kancah yang lebih luas.
[Nar’Mar]
.



Komentar