
Transparansi Proses PPPK di BurseL: Usulan Lampirkan SK Honorer untuk Singkirkan “Siluman”
Ambontoday.com – BurseL – Proses pengusulan berkas fisik Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Buru Selatan kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak menilai, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) BurSel perlu menegakkan transparansi lebih ketat agar tidak ada celah permainan yang merugikan tenaga honorer asli.
Dalam beberapa hari terakhir, usulan itu ramai beredar di media sosial, khususnya di grup-grup masyarakat Buru Selatan. Banyak warga mendesak agar setiap berkas fisik yang masuk ke BKD wajib disertai lampiran berupa Surat Keputusan (SK) penerima gaji honorer dari dinas masing-masing. Hal ini dinilai penting sebagai bukti keaslian status honorer, sekaligus mencegah munculnya pegawai “siluman” yang tiba-tiba ikut serta dalam proses seleksi PPPK.
“Kalau pemerintah mau benar-benar bersih, maka harus ada bukti hitam di atas putih. SK honorer penerima gaji itu bukti sah bahwa mereka memang bekerja di instansi terkait, bukan datang tiba-tiba hanya untuk ikut tes PPPK,” tegas salah satu sumber masyarakat yang menyoroti proses tersebut di media sosial.
Selain itu, usulan lain yang mengemuka adalah agar SK honorer terbaru dari tahun 2023 dan 2024 juga dilampirkan oleh Kepala Dinas terkait. Tujuannya agar tenaga honorer yang benar-benar masih aktif bekerja mendapatkan kepastian, sementara mereka yang “disusupkan” atau tidak jelas statusnya dapat segera terungkap.
Isu dugaan adanya honorer “siluman” memang bukan cerita baru dalam proses PPPK di berbagai daerah di Indonesia. Ombudsman RI bahkan beberapa kali mengingatkan agar pemerintah daerah lebih ketat dalam verifikasi dokumen, khususnya untuk menghindari manipulasi data honorer yang tidak pernah benar-benar bekerja.
Jika langkah transparansi ini diterapkan, publik percaya proses seleksi PPPK di Kabupaten Buru Selatan bisa berjalan lebih bersih dan adil. Harapannya, para honorer yang selama ini mengabdi dengan tulus dan sabar akan memperoleh hak mereka tanpa tersisihkan oleh oknum yang bermain di belakang meja.
[Nar’Mar]
.




















