‎
Ambontoday.com, Ambon.- Animo masyarakat untuk mengenyam pendidikan di SMK Pertanian Pembangunan Provinsi Maluku dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan cenderung meningkat.
‎Hal ini terlihat dari jumlah siswa yang masuk maupun yang akan mengikuti ujian nasional kelulusan sejak tahun 2024 hingga sekarang.
‎Demikian disampaikan Kepala Sekolah SMK Pertanian Pembangunan Provinsi Maluku, Achmad Tualepe., S.Sos., M.Si kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu 11 Februari 2026.
‎Menurutnya, saat ini SMK PP Provinsi Maluku sudah mempersiapkan sebanyak 88 siswa kelas XII untuk mengikuti Ujian Nasional kelulusan yang terdiri dari dua sesi ujian yakni TKA (Tes Keompetensi Akademik) dan Uji Kompetensi Keahlian (UKK).
‎”Sesuai petunjuk teknis ujian yang diturunkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, untuk siswa kelas dua belas akan mengikuti ujiannatau tes kompetensi akademik pada tanggal 13 April sampai tanggal 20 April.
‎Selanjutanya untuk uji kompetensi keahlian atau UKK akan dilakukan selama dua hari yakni di tanggal 23 dan 24 April,” jelas Tualepe.
‎Dikatakan, 88 siswa kelas XII yang akan mengikuti Ujian ini terdiri dari 5 Kompetensi Keahlian yang selama ini diterapkan dalam kurikulum pembelajaran SMK Pertanian masing-masing Kompetensi Tanaman Pangan Holtikultura, Kompetensi Tanaman Perkebunan, Kompetensi Ternak Unggas, Kompetensi Ternak Luminasia dan Kompetensi Pengolahan Hasil Pertanian.
‎Tualepe menyampaikan, seiring dengan program pemerintah yang digaungkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto yakni Indonesia menuju swasembada pangan dan Asta Cita maka dalam pengamatan selama kurun waktu 2 tahun terakhir jumlah animo masyarakat untuk mengenyam pendidikan di sekolah Pertanian ini terus meningkat.
‎‎”Dalam pengamatan kami selama kurun waktu dua tahun terakhir jumlah animo masyarakat untuk mengenyam pendidikan di sekolah Pertanian ini terus meningkat.
‎‎Hal ini seiring dengan program pemerintah melalui presiden Prabowo Subianto yakni Indonesia menuju swasembada pangan dan Asta Cita memberikan peluang bagi masyarakat untuk lebih mudah memperoleh masa depan yang cemerlang melalui bidang Pertanian baik di sektor swasta maupun dalam birokrasi pemerintahan termasuk TNI dan Polri,” ungkapnya.
‎Lebih jauh Tualepe mengatakan, sebelum para siswa kelas XII ini mengikuti ujian kelulusan, sejumlah persiapan dan pemantapan untuk mempersiapkan siswa menghadapi ujian sudah dilakukan sebagai referensi untuk masuk ke tahapan ujian di antaranya Praktek Kerja Lapangan (PKL) di sejumlah dunia usaha industri yang ada di Maluku.
‎Tualepe katakan, selain persiapan untuk siswa kelas XII mengikuti ujian kelulusan, saat ini pihaknya juga telah mulai melakukan serangkaian kegiatan menuju Seleksi Penerimaan Siswa Baru untuk tahun ajaran 2026/2027.
‎‎”Selain mempersiapkan siswa kelas XII untuk mengikuti ujian, saat ini juga kita telah melakukan serangkaian kegiatan berupa penjaringan calon siswa baru menuju Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027.
‎Kegiatan penjaringan calon siswa baru ini dilakukan melalui sosialiasi ke sekolah sekolah SMP/MTs yang ada di sejumlah Kabupaten/Kota di Maluku.
‎Kegiatan ini dilakukan dalam dua tahapan yakni tahap pertama dilakukan pada 24 Februari 2026 hingga tanggal 27. Tahap kedua dilakukan pada tanggal 10 Maret hingga 14 Maret 2026,” kata Tualepe.
‎Adapun beberapa daerah yang di tuju yakni Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku Tengah (Masohi, Amahai, Tehoru, TBS dan Nusa Laut) juga di Kabupaten Buru.
‎‎Dirinya berharap, melalui kegiatan SPMB kali ini jumlah calon siswa baru yang mendaftar di Sekolah Pertanian Pembangunan Provinsi Maluku ini terus meningkat dari tahun kemarin, tutup Tualepe. (AT)














Komentar