
NAMROLE, – Ambontoday.com — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buru Selatan, Husein Souwakil, menegaskan akan menjadikan pelayanan donor darah dan penguatan kesiapsiagaan bencana sebagai fokus utama kepengurusan periode 2026-2031.
Hal itu disampaikannya dalam sambutan pelantikan pengurus PMI Kabupaten Bursel berlangsung di aula Kantor Bupati setempat di Namrole, Sabtu, 25/7/2026.
“Amanah yang kami terima bukan hanya kebahagiaan, tetapi tanggung jawab besar. Tugas kami adalah terus melakukan gerakan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan tanpa membedakan siapa pun,” ujar Husein.
Ia menyebut tugas PMI tidak terbatas saat bencana terjadi. PMI juga harus membangun konsolidasi kemanusiaan, menguatkan kesiapsiagaan masyarakat, serta meningkatkan pelayanan donor darah.

Kesulitan Akses Bank Darah Jadi Perhatian
Husein menyoroti masih sulitnya masyarakat Bursel mengakses darah saat dibutuhkan. Ia mencontohkan pasien sering harus mencari bantuan ke Polres atau Kodim.
“Di Buru Selatan terjadi kesulitan luar biasa. Ketika orang sakit membutuhkan kantong darah, masih harus ke Polres atau Kodim. Itu sangat sulit,” katanya.
Terkait hal itu, Husein mengaku telah berdiskusi dengan Bupati Buru Selatan, La Hamidi. Bupati merespons dengan rencana pengadaan fasilitas pendukung.
“Pak Bupati memberikan respon bahwa ke depan akan ada fasilitas yang mendukung program itu. Insyaallah kita doakan semoga bank darah bisa segera kita nikmati,” jelasnya.

Komitmen Profesional dan Terbuka
Husein menegaskan PMI Bursel akan menjalankan organisasi secara profesional, akuntabel, dan terbuka sesuai tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional: kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesatuan, kesemestaan, dan kesukarelaan.
Ia juga mengajak kolaborasi pemerintah daerah, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan lembaga kemanusiaan untuk memajukan PMI.
“PMI tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh dukungan semua elemen agar organisasi ini berkembang dan memberi manfaat lebih besar,” ucapnya.
Husein mengapresiasi PMI Provinsi Maluku atas program “Elektra” yang telah berjalan di beberapa kecamatan dan desa di Bursel pada 2025. Ia juga berterima kasih kepada pengurus periode sebelumnya atas kerja sama yang baik.
Kepada pengurus baru, ia berpesan agar menjadikan kepengurusan sebagai wadah pengabdian dengan landasan keikhlasan dan semangat kesukarelaan.
Pelantikan pengurus PMI Kabupaten Buru Selatan turut dihadiri Ketua Maluku Jhon Ruhulesin, Sekertaris dan Pengurus PMI Provinsi Maluku.
Serta dihadiri oleh Bupati La Hamidi, Plt Sekda, Staf Ahli dan Asisten Setda dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemda kabupaten Buru Selatan.
[ Nar’Mar ]
—



















